Mordekhai keluar dengan pakaian kerajaan
Ester 8:15
Pembalasan yang Diizinkan
PerikopPerintah Raja untuk Menolong Orang Yahudi · Ester 8:1-17 →“Mordekhai pergi dari hadapan raja dengan berpakaian kerajaan dari kain ungu lembayung dan kain putih, dengan mahkota emas yang agung, dan kain linen halus dan kain ungu. Kota Susan pun bersorak-sorai dan bergembira.”Ester 8:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan memakai pakaian kerajaan dari pada kain ungu tua dan kain lenan, Ester 8.16–9.2 30 dengan memakai tajuk emas yang mengagumkan serta jubah dari pada kain lenan halus dan kain ungu muda. Maka kota Susanpun bertempiksoraklah dan bersukaria:”Ester 8:15 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Mordekhai meninggalkan istana dengan memakai pakaian kebesaran berwarna biru dan putih, jubah ungu dari lenan halus dan mahkota emas yang indah sekali. Kota Susan bersorak sorai karena gembira.”Ester 8:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mordekai kemudian meninggalkan istana, dengan memakai pakaian kebesaran pemberian raja berwarna biru putih. Dia juga memakai jubah ungu yang terbuat dari bahan kain linen yang halus, dan mahkota emas yang indah sekali. Warga ibukota Susan bersorak-sorai penuh suka cita ketika mendengar undang-undang baru itu.”Ester 8:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Mordecai went out from the presence of the king in royal apparel of blue and white, and with a great crown of gold, and with a garment of fine linen and purple: and the city of Shushan rejoiced and was glad.”Ester 8:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 8:15?
Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan pakaian kerajaan yang megah, dan kota Susan bersorak-sorai karena sukacita. Ini adalah momen kemenangan dan pemulihan bagi orang Yahudi.
Latar belakang
Mordekhai dihormati, kota bergembira
Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan pakaian kerajaan yang megah, simbol promosi dan kehormatan. Kota Susan bersorak-sorai karena perubahan nasib yang dramatis, menunjukkan sukacita publik atas kejatuhan Haman dan kebangkitan Mordekhai.
Di mana
Susan
Istana raja di Susan
Kapan
~470 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis kitab Ester
Penulis anonim, mungkin Mordekhai atau Ezra
Kepada
Pembaca kitab Ester
Komunitas Yahudi setelah pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַלְכוּת
malkhut · kerajaan
martabat atau otoritas kerajaan
אַרְגָּמָן
argaman · ungu lembayung
kain ungu, simbol kemewahan dan royalti
צָהֲלָה
tsahalah · bersorak-sorai
bergembira, berteriak kegirangan
Kata 'malkhut' tidak hanya berarti pakaian, tetapi juga otoritas yang diberikan raja. 'Argaman' dan 'tsahalah' menunjukkan suasana kemenangan dan kegembiraan publik. Ini menandakan pemulihan dan harapan baru bagi orang Yahudi.
Tahukah kamu
Warna ungu dan putih
Ungu adalah warna kerajaan yang mahal, terbuat dari cangkang siput laut, sedangkan putih melambangkan kemurnian atau kemenangan. Mahkota emas menunjukkan kedudukan tinggi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 8:15
Kejadian 41:42
promosi pemimpin
“Firaun melepaskan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf.”
Ester 6:11
pengulangan motif
“Maka Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan pakaian kerajaan dari kain ungu lembayung dan kain putih.”
Zakharia 9:9
sorak kemenangan
“Bersorak-sorailah dengan nyaring, hai puteri Yerusalem!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 8:15
✕ Sering dikira
Menganggap Mordekhai memakai pakaian Haman sebagai penghinaan.
✓ Yang sebenarnya
Ini simbol kehormatan yang diberikan raja, bukan tindakan balas dendam.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang di Susan ikut menjadi Yahudi karena sukacita.
✓ Yang sebenarnya
Ayat 17 mencatat banyak yang menjadi Yahudi, tetapi di ayat ini hanya sorak-sorai publik.
Renungan
Renungan Singkat Ester 8:15
Tuhan sanggup memulihkan keadaan kita dan mengangkat kita dari keterpurukan. Ketika kita setia, Dia akan memberi kita kemenangan yang membawa sukacita, bukan hanya bagi kita tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita.
Ya Tuhan, aku percaya Engkau sanggup mengangkatku. Beri aku sukacita yang menjadi kesaksian bagi orang lain. Amin.