Batu penutup liang singa

Daniel 6:17

Daniel di gua singa

PerikopGua Singa · Daniel 6:1-28 →
“(6-18) Sebuah batu dibawa dan diletakkan pada mulut liang, lalu raja mengecap dengan cincin meterainya dan dengan cincin meterai para pembesarnya, supaya perkara mengenai Daniel ini tidak dapat berubah.”

Daniel 6:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 6:17?

Setelah Daniel dilemparkan ke liang singa, sebuah batu diletakkan di mulut liang dan disegel dengan cincin meterai raja serta para pembesarnya, untuk mencegah ada yang mengubah keputusan. Ini menunjukkan bahwa hukuman itu bersifat final dan tidak dapat dibatalkan.

Latar belakang

Hukuman diperkuat dengan meterai

Setelah Daniel dilemparkan ke liang singa, sebuah batu besar diletakkan di mulutnya dan dimeterai dengan cincin raja serta cincin para pembesarnya. Tujuannya agar tidak ada yang bisa mengubah keputusan ini.

Di mana

Babilonia

Di mulut liang singa

Kapan

~539 SM

Pembuangan dan pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daniel dimasukkan ke liang
Raja berpuasa semalam
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Daniel

Tradisi Yahudi, mungkin tokoh Daniel sendiri

P

Kepada

Pembaca kitab Daniel

Orang-orang yang ingin mengenal karya Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אבן

even · batu

batu besar yang dipakai untuk menutup pintu

חתם

chatam · meterai

mencap atau menyegel sebagai tanda sah

עזקה

izqa · cincin

cincin meterai yang dipakai untuk mencap

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa secara manusiawi tidak ada jalan keluar bagi Daniel. Batu dan meterai melambangkan kekuatan kerajaan yang berusaha mengunci nasibnya, tetapi Allah justru menunjukkan kuasa-Nya di balik penghalang itu.

Tahukah kamu

Meterai sebagai tanda sah

Di zaman kuno, meterai pada batu atau dokumen menunjukkan keabsahan dan mencegah gangguan. Meterai dari raja dan para pembesar membuat keputusan itu tidak bisa diganggu gugat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 6:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 6:17

✕  Sering dikira

Mengira batu dan meterai adalah lambang kekuatan manusia yang dapat menghalangi Allah.

✓  Yang sebenarnya

Justru, batu dan meterai menjadi latar belakang untuk menunjukkan kuasa Allah yang mengatasi segala rintangan.

✕  Sering dikira

Menganggap meterai itu dibuat oleh raja karena ia tidak percaya pada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Meterai adalah prosedur hukum untuk mengikat keputusan, bukan indikasi ketidakpercayaan raja.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 6:17

Dalam hidup, ada konsekuensi yang tidak dapat dihindari, tetapi kita dapat tetap tenang karena tahu bahwa Allah berkuasa atas segala keadaan, bahkan ketika manusia telah menetapkan keputusan yang tidak adil.

Tuhan, saat aku menghadapi konsekuensi yang tampaknya tidak terelakkan, ingatkan aku bahwa Engkau memegang kendali atas segalanya. Amin.