Akhir Raja di Gunung Permai

Daniel 11:45

Raja yang Sombong dan Akhirnya

PerikopRaja yang Membesarkan Diri · Daniel 11:36-45 →
“Dia akan mendirikan kemah kerajaannya di antara laut dan Gunung Permai yang kudus itu. Namun, dia akan menemui ajalnya dan tidak seorang pun menolongnya.””

Daniel 11:45 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 11:45?

Ayat ini menggambarkan akhir hidup raja negeri utara yang mendirikan kemah di antara laut dan Gunung Permai yang kudus, tetapi kemudian menemui ajalnya tanpa ada yang menolong. Ini menunjukkan bahwa Allah berdaulat atas sejarah dan bahwa setiap penguasa yang menentang-Nya akan berakhir, meskipun tampak perkasa.

Latar belakang

Kematian di Gunung yang Kudus

Raja utara akan mendirikan kemah kerajaannya di antara laut dan Gunung Permai yang kudus, tetapi di situ ia akan menemui ajalnya tanpa ada yang menolong. Ini menandakan akhir dari kekuasaannya.

Di mana

Tepi sungai Tigris

Dalam penglihatan

Kapan

~536 SM

Pembuangan dan Pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan terakhir
Kebangkitan orang mati
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Malaikat Gabriel

Utusan Allah yang menjelaskan penglihatan kepada Daniel

D

Kepada

Daniel

Nabi Yahudi di pembuangan, berusia lanjut

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹהֶל

ohel · kemah

tenda, tempat tinggal sementara

בֵּין

bein · antara

di tengah, di antara dua titik

קֵץ

qets · ajal

akhir, kesudahan

Kata-kata ini menunjukkan kepicikan raja, yang mendirikan kemah di tempat kudus, tetapi akhirnya mendapat kesudahan yang ditentukan Allah.

Tahukah kamu

Gunung Permai yang kudus

Ini merujuk pada Gunung Sion di Yerusalem, yang sering disebut sebagai gunung yang kudus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 11:45

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 11:45

✕  Sering dikira

Menganggap raja ini adalah Antikristus di akhir zaman.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjuk pada Antiokhus IV, yang menjadi tipe Antikristus.

✕  Sering dikira

Menganggap kematiannya terjadi di Gunung Sion secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Secara sejarah, Antiokhus mati di Persia, tetapi simbolisnya adalah akhir di dekat Yerusalem.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 11:45

Kita tidak perlu takut pada mereka yang berkuasa di dunia ini, karena Allah yang memegang kendali. Hidup dengan percaya bahwa pada akhirnya Allah akan menegakkan keadilan dan kebenaran-Nya.

Tuhan, aku percaya bahwa Engkau berdaulat atas segala sesuatu. Aku berserah pada rencana-Mu yang sempurna, baik dalam hidupku maupun dalam dunia ini. Amin.