Pencemaran Bait Suci
Daniel 11:31
Raja yang Menentang Allah
“Pasukannya akan bangkit dan mencemarkan tempat kudus, kota benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari, dan mereka akan menegakkan kekejian yang membinasakan.”Daniel 11:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, menghapuskan korban sehari- hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan.”Daniel 11:31 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia mengirim pasukan-pasukan yang mencemarkan Rumah TUHAN. Mereka akan menghapuskan kurban harian dan menegakkan sesuatu yang mengerikan yang disebut Kejahatan yang menghancurkan.”Daniel 11:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And arms shall stand on his part, and they shall pollute the sanctuary of strength, and shall take away the daily sacrifice, and they shall place the abomination that maketh desolate.”Daniel 11:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 11:31?
Ayat ini menggambarkan tindakan raja yang akan datang (Antiokhus IV Epifanes) yang mencemarkan Bait Suci di Yerusalem, menghentikan korban harian, dan mendirikan 'kekejian yang membinasakan' (patung Zeus di mezbah). Ini adalah nubuat tentang penganiayaan umat Tuhan dan penodaan tempat kudus.
Latar belakang
Pencemaran Tempat Kudus
Malaikat menggambarkan tindakan raja durhaka yang mengirim pasukan untuk menajiskan Bait Allah di Yerusalem, menghentikan korban harian, dan mendirikan 'kekejian yang membinasakan' — patung atau mezbah pagan di tempat kudus. Ini adalah puncak penentangan terhadap Allah.
Di mana
Babilon
Dalam penglihatan, di tepi sungai Tigris
Kapan
~536 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Malaikat
utusan Allah, pemberi wahyu kepada Daniel
Kepada
Daniel
nabi Yahudi di pembuangan, ~80 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוּם
qum · bangkit
berdiri, muncul dengan kekuatan
חָנַף
chanaf · mencemarkan
menajiskan, membuat najis
שִׁקּוּץ
shiqquts · kekejian
sesuatu yang menjijikkan, berhala
Ketiga kata ini menunjukkan tindakan agresif dan menjijikkan: musuh berdiri dengan kuasa, menajiskan yang kudus, dan menempatkan hal yang menjijikkan sebagai pengganti ibadah. Ini menegaskan kekudusan Allah dan kekejian dosa.
Tahukah kamu
Kekejian yang Membinasakan
Istilah 'kekejian yang membinasakan' (siqquq shomem) juga dipakai Yesus dalam Matius 24:15, menunjuk pada penggenapan nubuat Daniel di masa depan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 11:31
Matius 24:15
Penggenapan
“Jadi, apabila kamu melihat 'pembinasa yang keji' berdiri di tempat kudus, ...”
1 Makabe 1:54
Peristiwa sejarah
“Pada hari kelima belas bulan Kislew, pada tahun 145, mereka mendirikan kekejian yang membinasakan di atas mezbah korban bakaran.”
Daniel 9:27
Nubuatan paralel
“... dan di sayap Bait Suci akan ada kekejian yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 11:31
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya menunjuk pada Antiokhus Epifanes dan tidak relevan bagi kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga merujuk pada penggenapan akhir zaman dan prinsip bahwa kekudusan Allah akan selalu ditantang.
✕ Sering dikira
'Kekejian' hanya berarti patung berhala.
✓ Yang sebenarnya
Ini bisa mencakup segala bentuk penyembahan palsu atau penggantian otoritas Allah.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 11:31
Perhatikan bagaimana kuasa duniawi dapat merusak hal-hal yang kudus. Apakah ada 'bait suci' dalam hidup kita—waktu, prioritas, atau hubungan—yang sedang dinodai oleh pengaruh dunia? Mari kita jaga kekudusan hidup kita.
Tuhan, jagalah hati dan hidupku agar tetap kudus bagi-Mu, dan berikan aku keberanian untuk mempertahankan iman meskipun menghadapi tekanan dunia. Amin.