Bilangan 8:12
“Lalu, orang-orang Lewi itu harus meletakkan tangan mereka ke kepala-kepala sapi jantan tadi. Setelah itu, persembahkanlah sapi yang satu sebagai kurban penghapus dosa dan yang lain sebagai kurban bakaran kepada TUHAN, untuk mengadakan pendamaian bagi orang Lewi.”Bilangan 8:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah orang Lewi meletakkan tangannya atas kepala lembu-lembu jantan muda itu, maka haruslah yang seekor diolah sebagai korban penghapus dosa dan yang lain sebagai korban bakaran bagi TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi orang Lewi.”Bilangan 8:12 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang Lewi harus meletakkan tangan mereka di atas kepala kedua ekor sapi jantan itu; yang seekor harus dipersembahkan untuk kurban pengampunan dosa, dan yang seekor lagi untuk kurban bakaran. Dengan upacara itu orang Lewi disucikan.”Bilangan 8:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Lalu orang-orang Lewi akan meletakkan tangan mereka di atas kepala kedua sapi jantan muda tadi. Yang seekor dipersembahkan oleh para imam sebagai kurban penghapus dosa, dan yang seekor lagi sebagai kurban yang dibakar habis kepada TUHAN. Dengan kurban itu, hubungan mereka dengan-Ku sudah dipulihkan.”Bilangan 8:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Levites shall lay their hands upon the heads of the bullocks: and thou shalt offer the one for a sin offering, and the other for a burnt offering, unto the LORD, to make an atonement for the Levites.”Bilangan 8:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 8:12?
Ayat ini menjelaskan bahwa orang Lewi meletakkan tangan mereka pada kepala sapi jantan, dan kemudian satu sapi dipersembahkan sebagai kurban penghapus dosa dan yang lain sebagai kurban bakaran. Ini adalah cara untuk mengadakan pendamaian bagi orang Lewi, membersihkan mereka dari dosa dan menyerahkan mereka sepenuhnya kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 8:12
Kita tidak bisa menyucikan diri sendiri; kita membutuhkan pengorbanan Kristus yang sempurna. Butuh pengakuan dosa (kurban penghapus dosa) dan penyerahan total (kurban bakaran) dalam hidup kita. Mari kita datang kepada Tuhan dengan hati yang hancur dan penyerahan diri yang utuh.
Terima kasih, Tuhan Yesus, untuk pengorbanan-Mu yang mengampuni dosaku. Ajar aku untuk menyerahkan seluruh hidupku kepada-Mu. Amin.