Pinehas mengambil tombak

Bilangan 25:7

Tombak Pinehas dan Perjanjian Damai

Ketika Pinehas, anak Eleazar, cucu Imam Harun, melihat mereka, berdirilah dia meninggalkan pertemuan itu dan mengambil tombak di tangannya.

Bilangan 25:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 25:7?

Pinehas, cucu Harun, melihat perbuatan Zimri dan Kozbi yang melanggar hukum, lalu bertindak cepat. Dia meninggalkan pertemuan untuk mengambil tombak, menunjukkan keberanian dan kesungguhan dalam menegakkan kekudusan Allah.

Latar belakang

Aksi tegas Pinehas

Saat Musa dan para pemimpin berduka karena tulah, seorang pria Israel berani membawa perempuan Midian ke tendanya. Pinehas, cucu Harun, melihat ini dan bertindak cepat dengan mengambil tombak.

Di mana

Sitim

Di depan tenda pertemuan, di tengah perkemahan

Kapan

~1400 SM

Pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Israel tinggal di Sitim
Perang melawan Midian
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Bilangan, mungkin Musa atau sumber lain

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel, dan kita semua

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֹמַח

romakh · tombak

senjata berujung tajam

בּוֹא

bo · mengikuti

masuk, datang

קוּם

qum · meninggalkan

berdiri, bangkit

Kata 'berdiri' menunjukkan inisiatif, 'mengikuti' menunjukkan tekad, dan 'tombak' sebagai alat eksekusi. Pinehas tidak menunggu perintah, ia bertindak.

Tahukah kamu

Nama Pinehas

Pinehas berarti 'mulut ular' dalam bahasa Mesir, tapi ia menjadi teladan keberanian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 25:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 25:7

✕  Sering dikira

Pinehas sembrono dan kejam

✓  Yang sebenarnya

Tindakannya dianggap benar oleh Tuhan, karena menghentikan tulah

✕  Sering dikira

Ini justru memicu murka Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Tulah berhenti setelah tindakan ini

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 25:7

Terkadang kita perlu berani mengambil tindakan tegas ketika melihat dosa yang merusak. Namun, pastikan tindakan kita didasari oleh kasih dan kebenaran, bukan emosi semata.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk bertindak benar dalam menghadapi dosa, sambil tetap menjaga hati yang penuh kasih. Amin.