Persembahan dianggap seperti hasil panen

Bilangan 18:27

Bagian Imam dan Orang Lewi

Persembahanmu itu akan dianggap seperti gandum dari lantai penggilingan dan hasil anggur dari pemerasan anggur.

Bilangan 18:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 18:27?

Persembahan orang Lewi akan dianggap sama berharganya dengan hasil panen atau anggur yang dipersembahkan orang Israel. Ini menunjukkan bahwa pemberian yang diberikan dengan hati yang benar diterima Tuhan, apa pun sumbernya.

Latar belakang

Persembahan Lewi dianggap seperti hasil panen

TUHAN menjelaskan bahwa persembahan persepuluhan yang diberikan orang Lewi akan dianggap sama seperti hasil panen dari ladang atau hasil anggur dari pemerasan, yaitu sebagai bagian yang layak bagi Allah.

Di mana

Gurun Sinai

Di kemah pertemuan, saat Israel berkemah

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חשב

chashab · dianggap

diperhitungkan atau dianggap sebagai

דגן

dagan · gandum

gandum atau biji-bijian

תירוש

tirosh · hasil anggur

anggur baru atau hasil anggur

Kata 'chashab' (dianggap) menegaskan bahwa persembahan orang Lewi bernilai setara dengan hasil panen terbaik, menunjukkan kualitas yang Allah inginkan dalam pemberian.

Tahukah kamu

Bukan hanya hasil pertanian

Istilah 'gandum dari lantai penggilingan' dan 'hasil anggur' menunjukkan bahwa persembahan itu harus yang terbaik, bukan yang sisa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 18:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 18:27

✕  Sering dikira

Menganggap persembahan orang Lewi lebih rendah nilainya.

✓  Yang sebenarnya

Allah menghargai persembahan mereka sama seperti hasil panen terbaik.

✕  Sering dikira

Berpikir persepuluhan hanya tentang jumlah, bukan kualitas.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan pemberian yang terbaik, bukan seadanya.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 18:27

Tuhan tidak memandang besar kecilnya pemberian, tetapi hati yang memberi. Saat kita memberi dari apa yang kita miliki, sekecil apa pun, Tuhan menerimanya sebagai persembahan yang berharga.

Tuhan, mampukan aku untuk mempersembahkan yang terbaik dari hidupku, sebagai bentuk syukur atas segala kebaikan-Mu. Amin.