Nahason, pemimpin Yehuda
Bilangan 1:7
Sensus dan Pemimpin Suku
PerikopMusa Menghitung Orang Israel · Bilangan 1:1-54 →“dari suku Yehuda -- Nahason, anak Aminadab;”Bilangan 1:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dari suku Yehuda: Nahason bin Aminadab;”Bilangan 1:7 · TB
Terjemahan Baru
“(1:5)”Bilangan 1:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:4)”Bilangan 1:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Of Judah; Nahshon the son of Amminadab.”Bilangan 1:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 1:7?
Nahason, anak Aminadab, adalah pemimpin dari suku Yehuda yang dipilih untuk membantu Musa dan Harun dalam sensus. Ini menunjukkan bahwa Allah menunjuk orang-orang tertentu untuk memimpin dan melayani umat-Nya.
Latar belakang
Pemimpin dari Suku Yehuda
Musa menyebutkan nama pemimpin yang akan membantunya menghitung umat. Nahason mewakili suku Yehuda, salah satu suku terbesar dan terkemuka.
Di mana
Gurun Sinai
Di tenda pertemuan, siang hari
Kapan
~1445 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin umat Israel, ~80 tahun
Kepada
Nahason
Pemimpin suku Yehuda, anak Aminadab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נַחְשׁוֹן
Nakhshon · Nahason
Namanya berarti 'ular' atau 'tembaga'.
בֵּן
ben · anak
Menunjukkan keturunan langsung.
עַמִּינָדָב
Amminadab · Aminadab
Berarti 'bangsaku murah hati'.
Kata-kata ini menegaskan garis keturunan yang penting, menghubungkan Nahason dengan masa depan Israel.
Tahukah kamu
Nama yang penuh makna
Nahason berarti 'ular' atau 'tembaga', dan ia adalah nenek moyang Daud dan Yesus (Rut 4:20-22).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 1:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 1:7
✕ Sering dikira
Nahason hanyalah nama biasa tanpa makna khusus.
✓ Yang sebenarnya
Ia termasuk dalam silsilah Mesias, menunjukkan peran pentingnya.
✕ Sering dikira
Pemimpin dipilih karena kemampuan militer mereka.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dipilih sebagai kepala suku, bukan karena kekuatan tempur.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 1:7
Tuhan memilih Nahason untuk peran penting, bukan karena kehebatannya, tapi karena kedaulatan Allah. Kita juga bisa dipercaya tanggung jawab, sekecil apa pun, untuk kemuliaan-Nya.
Ya Tuhan, ajar aku menerima peran yang Engkau percayakan padaku dengan rendah hati dan setia, Amin.