Budak Menanti Naungan

Ayub 7:2

Ayub Meratapi Hidupnya

“Seperti seorang budak yang merindukan tempat berlindung, dan seperti orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,”

Ayub 7:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 7:2?

Ayub membandingkan dirinya dengan budak yang merindukan naungan atau pekerja upahan yang menantikan upahnya. Ia mendambakan akhir dari penderitaannya, seperti para pekerja yang menantikan waktu istirahat atau bayaran setelah bekerja keras. Ini menunjukkan kerinduannya akan kelegaan.

Latar belakang

Menanti Pembebasan

Ayub memakai dua gambaran: budak yang merindukan naungan (mungkin waktu istirahat dari terik matahari) dan buruh yang menanti upahnya. Ini menunjukkan kerinduannya akan akhir dari penderitaannya, yaitu kematian yang ia anggap sebagai pembebasan.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan sampah/abu, duduk dalam penderitaan

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub mengungkapkan keputusasaan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Lelaki saleh, kaya, kini menderita penyakit parah

A

Kepada

Allah

Tuhan yang diyakini Ayub sebagai pengendali hidupnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֶבֶד

eved · budak

budak, hamba, pelayan

שָׁאַף

sha'af · merindukan

menganga, menginginkan dengan sangat, menghirup

פֹּעַל

po'al · upah

upah, gaji, hasil kerja

Ketiga kata ini menggambarkan kerinduan yang intens: budak yang menganga seperti ingin menelan bayangan, dan buruh yang mengharapkan hasil kerjanya. Ayub merasa seperti budak yang haus akan kelegaan, dan upah yang ia nanti hanyalah kematian.

Tahukah kamu

Bayangan di siang hari

Di Timur Tengah kuno, para pekerja di ladang sangat merindukan teduh di tengah terik matahari; itu simbol istirahat yang sangat dinanti. Ayub memakai itu untuk menggambarkan kerinduannya akan kematian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 7:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 7:2

✕  Sering dikira

Menganggap Ayub hanya lelah secara fisik, bukan depresi.

✓  Yang sebenarnya

Ayub mengalami penderitaan fisik dan emosional yang luar biasa, sehingga kerinduannya akan kematian adalah tanda keputusasaan yang mendalam, bukan sekadar lelah.

✕  Sering dikira

Mengira 'naungan' berarti perlindungan dari Allah.

✓  Yang sebenarnya

Di sini, naungan adalah bayangan untuk beristirahat, bukan perlindungan. Ayub ingin beristirahat dari penderitaan, bukan mencari perisai.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 7:2

Saat kita mengalami masa sulit, kita merindukan kelegaan. Tuhan mengerti kerinduan kita dan Dia setia untuk memberikan kekuatan di tengah penantian. Berharaplah kepada-Nya, bukan hanya pada akhir masalah, tetapi juga pada penyertaan-Nya sehari-hari.

Ya Tuhan, kiranya Engkau memberikan kelegaan dan ketenangan bagi jiwaku yang merindukan pertolongan-Mu. Amin.