Lewiatan sebagai Barang Dagangan

Ayub 41:6

Kuasa Allah Dinyatakan dalam Lewiatan

(40-25) Apakah para penjual akan memperdagangkannya? Akankah mereka membagi-bagikannya di antara para pedagang?

Ayub 41:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 41:6?

Ayub 41:6 (40-25) bertanya apakah para penjual akan memperdagangkan Lewiatan atau membagi-bagikannya di antara pedagang. Ini menunjukkan bahwa makhluk ini tidak mungkin menjadi barang dagangan, karena terlalu dahsyat dan tak terkendali.

Latar belakang

Lewiatan Bukan Komoditas

TUHAN bertanya apakah para pedagang akan memperdagangkan Lewiatan atau membagi-bagikannya di antara sesama pedagang. Ini menunjukkan bahwa Lewiatan tidak dapat ditangkap atau dijadikan barang dagangan.

Di mana

Tanah Us

Di dalam badai, menghadapi Ayub

Kapan

~2000 SM (zaman para bapa leluhur)

Perjanjian Lama, Kitab Ayub

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub merendahkan diri
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Pencipta langit dan bumi, berfirman dari tengah badai

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּרָה

karah · memperdagangkannya

berdagang, menjual, atau berbisnis

חָצָה

chatsah · membagi-bagikannya

membagi, memecah menjadi bagian-bagian

כְּנַעַנִי

kena'ani · pedagang

pedagang, orang Kanaan (yang terkenal berdagang)

Kata-kata ini berhubungan dengan kegiatan ekonomi manusia, tetapi Lewiatan berada di luar jangkauan manusia. Ini menegaskan keagungan Allah yang melampaui segala kuasa manusia.

Tahukah kamu

Pasar dan pedagang di zaman Alkitab

Pada zaman Ayub, perdagangan sudah berkembang di jalur-jalur seperti Via Maris, tetapi tidak ada pasar yang mampu menjual makhluk sebesar Lewiatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 41:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 41:6

✕  Sering dikira

Mengira ini nubuat tentang perdagangan laut modern

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pidato puitis tentang kuasa Allah, bukan ramalan ekonomi.

✕  Sering dikira

Memahami 'membagi-bagikannya' sebagai pembagian daging untuk dimakan

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah perdagangan, bukan konsumsi.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 41:6

Kita hidup dalam dunia yang sering mengkomodifikasi segalanya, bahkan hal-hal yang seharusnya dihormati. Ayat ini mengingatkan bahwa ada hal-hal kudus yang tidak bisa 'diperjualbelikan' atau diperlakukan seenaknya.

Ya Tuhan, mampukan aku untuk menghormati hal-hal yang kudus dan tidak memperlakukan ciptaan-Mu dengan sembarangan. Amin.