Elifas menyalahkan Ayub
Ayub 4:5
Teguran Pertama Elifas
PerikopElifas Menegur Ayub · Ayub 4:1-21 →“Namun, sekarang hal itu menimpa ke atasmu, dan kamu menjadi kesal. Ia menyentuhmu, dan kamu menjadi kecewa.”Ayub 4:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi sekarang, dirimu yang tertimpa, dan engkau kesal, dirimu terkena, dan engkau terkejut.”Ayub 4:5 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kini engkau sendiri ditimpa duka; kau terkejut, dan menjadi putus asa.”Ayub 4:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But now it is come upon thee, and thou faintest; it toucheth thee, and thou art troubled.”Ayub 4:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 4:5?
Elifas menegur Ayub bahwa sekarang ketika bencana menimpa dirinya, ia menjadi kesal dan kecewa. Ini menunjukkan ketidakpekaan Elifas terhadap penderitaan Ayub, karena ia menganggap Ayub tidak boleh bersedih.
Latar belakang
Cobaan dianggap sebagai hukuman
Elifas berargumentasi bahwa Ayub, yang dulunya penolong bagi yang lemah, kini malah menjadi kesal dan kecewa ketika ditimpa penderitaan. Ia menganggap penderitaan Ayub sebagai bentuk teguran Allah karena ada dosa tersembunyi.
Di mana
Teman
Di tepi timbunan abu, tempat Ayub duduk berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Sahabat Ayub, bijaksana namun dogmatis, ~70 tahun
Kepada
Ayub
Pria saleh yang menderita, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּהַל
bahal · kesal
Terkejut, gelisah, atau mengalami kekacauan batin.
נָגַע
naga' · menyentuh
Menyentuh, menimpa, atau menghukum.
בָּהַל
bahal · kecewa
Sama dengan kesal; menggambarkan kecemasan yang mendalam.
Kata 'bahal' dipakai dua kali, mengulang gagasan bahwa Ayub sedang dilanda kecemasan. Elifas menganggapnya sebagai tanda kurang iman, padahal Ayub hanya sedang bergumul dengan penderitaan yang luar biasa.
Tahukah kamu
Timbunan abu
Ayub duduk di antara abu (Ayub 2:8), menunjukkan ritual berkabung yang sangat berkabung. Abu melambangkan penyesalan dan kesedihan yang mendalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 4:5
Amsal 3:11-12
Penderitaan sebagai didikan
“Hai anakku, janganlah meremehkan didikan TUHAN, dan janganlah bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang bapa kepada anak yang disayangi.”
Ibrani 12:6
Teguran Allah
“Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
Yesaya 53:4
Penderitaan tidak selalu hukuman
“Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita menyangka dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 4:5
✕ Sering dikira
Elifas benar bahwa Ayub berdosa karena merasa kecewa.
✓ Yang sebenarnya
Ayub wajar merasakan kecewa; Elifas keliru mengaitkan penderitaan langsung dengan dosa.
✕ Sering dikira
Ayub tidak memiliki iman yang cukup.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru beriman, tetapi ia sedang bergumul; Elifas gagal melihatnya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 4:5
Sering kali kita cepat menghakimi orang yang sedang menderita, padahal setiap orang punya hak untuk berduka. Empati lebih dibutuhkan daripada kritik.
Ya Allah, berikan aku hati yang peka terhadap penderitaan orang lain, dan jauhkan aku dari sikap menghakimi. Amin.