Guruh dari kemah Allah
Ayub 36:29
Mengerti Awan dan Gemuruh
“Dapatkah seseorang mengerti penyebaran awan-awan, atau betapa itu bergemuruh dari kemah-Nya?”Ayub 36:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa mengerti berkembangnya awan, dan bunyi gemuruh di tempat kediaman-Nya?”Ayub 36:29 · TB
Terjemahan Baru
“Tak seorang pun mengerti gerak awan-awan serta bunyi guruh di langit tempat Allah berdiam.”Ayub 36:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Also can any understand the spreadings of the clouds, or the noise of his tabernacle?”Ayub 36:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 36:29?
Ayub 36:29 menanyakan apakah manusia dapat mengerti penyebaran awan dan guruh dari kemah Allah. Ini menegaskan bahwa peristiwa alam seperti badai adalah misteri yang hanya Allah yang mengerti, menunjukkan kebesaran dan kuasa-Nya yang tak terjangkau akal manusia.
Latar belakang
Manusia tidak dapat mengerti
Elihu bertanya retoris: apakah manusia bisa mengerti penyebaran awan dan guruh yang datang dari kemah Allah? Ini menegaskan keterbatasan manusia di hadapan kebesaran Allah.
Di mana
Tanah Uz
Di antara teman-teman yang berkumpul, di luar rumah
Kapan
~2000 SM
Periode para Bapa Bangsa
Yang berbicara
Elihu
Orang muda yang bijak, ~30 tahun, penuh semangat membela Allah
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, sedang mencari keadilan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָבִין
yavin · mengerti
memahami, membedakan, memiliki wawasan
מִפְרְשֵׂי
mifrese · penyebaran
hamparan atau bentangan (seperti awan)
עָב
av · awan-awan
awan tebal, juga berarti awan badai
Kata-kata ini menunjukkan bahwa awan dan guruh adalah misteri yang hanya dipahami penuh oleh Allah. Manusia sering kali hanya melihat dampaknya, bukan rancangan di baliknya.
Tahukah kamu
Guruh dan kemah
Frasa 'kemah-Nya' mungkin merujuk pada langit sebagai tempat tinggal Allah, sebuah gambaran yang akrab bagi orang Israel yang hidup di kemah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 36:29
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 36:29
✕ Sering dikira
Mengira guruh adalah suara Allah secara harfiah
✓ Yang sebenarnya
Guruh adalah metafora kuasa Allah, bukan suara-Nya yang sebenarnya
✕ Sering dikira
Berpikir pertanyaan Elihu menghentikan diskusi tentang penderitaan
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian dari argumen bahwa manusia harus percaya pada hikmat Allah
Renungan
Renungan Singkat Ayub 36:29
Saat kita menyaksikan badai atau guruh, kita diingatkan akan keterbatasan kita di hadapan kuasa Allah. Dalam hidup, ada banyak hal yang tidak kita mengerti, tetapi kita dapat percaya bahwa Allah yang mengendalikan semuanya. Iman berarti berserah pada misteri ilahi.
Ya Tuhan, saat aku tidak mengerti jalan-Mu, tolong aku untuk percaya bahwa Engkau memegang kendali atas segala hal. Amin.