Hati yang Fasik dalam Belenggu

Ayub 36:13

Elihu Menasihati Ayub

Orang yang hatinya fasik menyimpan kemarahan di dalam hati; mereka tidak berseru minta tolong ketika Dia membelenggu mereka.

Ayub 36:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 36:13?

Orang yang hatinya terus menerus menyimpan kemarahan dan menolak berseru kepada Allah saat menghadapi kesulitan akan mati muda dan tidak menikmati hidup yang panjang. Ayat ini mengingatkan bahwa sikap hati yang keras dan enggan bertobat membawa konsekuensi yang serius.

Latar belakang

Orang Fasik yang Tidak Mau Berseru

Elihu menjelaskan bahwa orang yang hatinya fasik menyimpan kemarahan dan tidak berseru minta tolong kepada Allah ketika ditimpa penderitaan. Mereka menolak untuk bertobat dan justru mengeraskan hati.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Penderitaan Ayub berakhir
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Teman muda Ayub, berapi-api, ~30 tahun

A

Kepada

Ayub

Pria saleh yang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֵב

lev · hati

Hati, pusat pikiran dan kehendak

חָנֵף

chanef · fasik

Tidak saleh, munafik, cemar

אַף

af · kemarahan

Hidung, juga kemarahan (karena membara)

Hati yang fasik adalah hati yang memendam amarah kepada Allah, dan ini membuat mereka tidak mau berseru minta tolong. Kata 'af' (hidung) mengingatkan bahwa kemarahan sering terlihat dari napas yang membara.

Tahukah kamu

Kemarahan yang Tersimpan

Dalam bahasa Ibrani, 'menyimpan kemarahan' bisa berarti 'menyembunyikan amarah' atau 'memendam dendam', bukan sekadar merasa marah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 36:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 36:13

✕  Sering dikira

Mengira semua orang yang menderita pasti karena dosa.

✓  Yang sebenarnya

Elihu berbicara tentang orang fasik yang menolak bertobat, tetapi Ayub sendiri tidak demikian.

✕  Sering dikira

Menganggap kemarahan kepada Allah itu tidak mungkin terjadi pada orang percaya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan realitas hati yang bisa memendam amarah kepada Allah, tetapi justru orang percaya diajak untuk berseru minta tolong.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 36:13

Kita mungkin sedang dalam masalah dan marah kepada Tuhan. Ayat ini mengajak kita untuk tidak memendam amarah, tetapi datang kepada-Nya dalam doa meminta pertolongan, karena hati yang keras hanya akan semakin menyakiti diri sendiri.

Tuhan, ampunilah aku jika aku menyimpan kemarahan dan menjauh dari-Mu; ajarilah aku untuk berseru kepada-Mu dalam setiap kesulitan, Amin.