Jeritan yang tak dijawab karena kesombongan
Ayub 35:12
Mengapa Allah Diam?
“Di sana, mereka berseru-seru, tetapi Dia tidak menjawab oleh karena kesombongan orang-orang fasik.”Ayub 35:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika itu orang menjerit, tetapi Ia tidak menjawab, oleh karena kecongkakan orang-orang jahat. Ayub 35.13–36.5 105”Ayub 35:12 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang tertindas itu berseru, tetapi Allah diam karena mereka jahat dan penuh kesombongan.”Ayub 35:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“There they cry, but none giveth answer, because of the pride of evil men.”Ayub 35:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 35:12?
Ayub 35:12 menjelaskan bahwa Allah tidak menjawab seruan orang fasik karena kesombongan mereka. Ini menunjukkan bahwa kesombongan bisa menjadi penghalang untuk didengar Allah. Meski mereka berteriak, hati yang sombong tidak layak untuk menerima jawaban, karena mereka tidak datang dengan kerendahan hati.
Latar belakang
Jeritan yang tidak dijawab karena kesombongan
Elihu menjelaskan bahwa Allah tidak menjawab jeritan orang fasik yang sombong, karena mereka tidak datang dengan kerendahan hati. Ini merupakan teguran bagi Ayub dan sahabat-sahabatnya.
Di mana
Tanah Uz
Lanjutan dialog di tempat yang sama
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa bangsa
Yang berbicara
Elihu
Penasihat muda, tegas namun bijak
Kepada
Ayub dan kawan-kawan
Mereka yang berdebat tentang penderitaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָעַק
tsa'aq · berseru-seru
Memanggil dengan keras, berteriak minta tolong
עָנָה
anah · tidak menjawab
Menanggapi, merespon
גַּאֲוָה
ga'avah · kesombongan
Kebanggaan yang berlebihan, keangkuhan
Kombinasi 'berseru' dan 'kesombongan' menunjukkan bahwa sikap hati menentukan apakah doa didengar; kesombongan menghalangi jawaban Allah.
Tahukah kamu
Bukan karena Allah tuli
Dalam budaya kuno, orang fasik sering berseru dengan nada menuntut, bukan memohon, sehingga Allah tidak menjawab.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 35:12
Amsal 16:18
Akibat kesombongan
“Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan”
Mazmur 66:18
Doa terhalang
“Jika aku memandang kedurjanaan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan”
Yakobus 4:6
Sikap sombong
“Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 35:12
✕ Sering dikira
Berpikir Allah tidak mau mendengar doa orang berdosa
✓ Yang sebenarnya
Allah selalu mendengar, tapi kesombongan bisa menghalangi hubungan
✕ Sering dikira
Mengira Elihu menuduh Ayub sebagai orang fasik
✓ Yang sebenarnya
Elihu memberi peringatan agar Ayub tidak jatuh dalam kesombongan
Renungan
Renungan Singkat Ayub 35:12
Kesombongan sering kali membuat doa kita tidak efektif karena kita merasa benar sendiri. Belajarlah untuk datang kepada Allah dengan rendah hati, mengakui kelemahan dan kebutuhan kita. Jangan biarkan keangkuhan menutup telinga Allah.
Bapa, ampunilah kesombonganku; ajar aku berseru dengan rendah hati, supaya Engkau mendengarku. Amin.