Undangan untuk didengar

Ayub 33:1

Elihu Menegur Ayub dengan Hikmat

““Akan tetapi, Ayub, dengarkanlah kata-kataku, dan perhatikanlah semua perkataanku.”

Ayub 33:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 33:1?

Ayub 33:1 adalah bagian dari pidato Elihu yang menegaskan bahwa ia ingin didengar oleh Ayub. Elihu memulai dengan meminta perhatian Ayub, menunjukkan keseriusan dan kerendahan hatinya dalam menyampaikan pesan.

Latar belakang

Elihu meminta perhatian

Setelah diam karena merasa tidak enak badan, Elihu akhirnya berbicara. Ia memohon dengan hormat agar Ayub mendengarkan perkataannya, karena ia yakin punya kebenaran dari Allah.

Di mana

Di dekat tempat pembuangan sampah di luar kota

Di tengah percakapan, di antara abu dan pecahan periuk

Kapan

~2000 SM

Zaman para Patriark

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub bersumpah tidak bersalah
Elihu menegaskan keadilan Allah
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Pemuda yang marah pada Ayub dan ketiga temannya

A

Kepada

Ayub

Pria saleh yang menderita hebat dan mempertanyakan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁמַע

shema · dengarkanlah

mendengar dengan perhatian dan ketaatan

מִלָּה

millah · kata-kataku

perkataan atau ucapan yang bermakna

אָזַן

azan · perhatikanlah

memberi telinga, mendengarkan dengan saksama

Kata 'shema' dan 'azan' menekankan bukan sekadar mendengar, tapi mendengar dengan hati yang siap taat. Elihu meminta Ayub untuk benar-benar memperhatikan, bukan sekadar mendengar suara.

Tahukah kamu

Nama Elihu berarti 'Dia adalah Allahku'

Elihu adalah satu-satunya tokoh dalam Kitab Ayub yang tidak dikritik Allah di akhir kitab, dan ia muncul tiba-tiba tanpa penjelasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 33:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 33:1

✕  Sering dikira

Anggapan Elihu hanya anak muda yang lancang bicara.

✓  Yang sebenarnya

Ia bicara dengan hormat dan meminta didengar, bukan memerintah.

✕  Sering dikira

Mengira Elihu mengulang argumen teman-teman Ayub.

✓  Yang sebenarnya

Ia punya pendekatan baru: penderitaan sebagai didikan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 33:1

Ketika kita ingin menasihati atau mengoreksi sesama, penting untuk memulai dengan sikap yang sungguh-sungguh dan penuh hormat. Dengarkan lawan bicara kita sebelum berbicara.

Tuhan, ajari aku untuk berbicara dengan penuh perhatian dan hormat kepada orang lain, seperti Elihu yang mohon didengarkan. Amin.