Allah menyatakan hikmat

Ayub 28:27

Hikmat hanya dari Allah

maka Dia melihat kepada hikmat, dan menyatakannya; Dia menetapkannya dan menyelidikinya.

Ayub 28:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 28:27?

Ayub 28:27 mengungkapkan bahwa Allah melihat hikmat, menyatakannya, menetapkannya, dan menyelidikinya. Ini berarti hikmat berasal dari Allah, dan Dia yang memilikinya serta membagikannya kepada manusia. Manusia tidak dapat memiliki hikmat tanpa Allah.

Latar belakang

Allah melihat dan menyatakan hikmat

Ayub menyimpulkan bahwa hanya Allah yang melihat hikmat, menetapkannya, dan menyelidikinya. Ini sebelum ia menyatakan bahwa takut akan Tuhan adalah hikmat sejati.

Di mana

Tanah Uz

percakapan di tempat ia duduk di abu

Kapan

~2000 SM

Zaman para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Allah menjawab Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

S

Kepada

Sahabat-sahabat Ayub

mereka yang datang menghibur tapi malah menyalahkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָאָה

ra'ah · melihat

melihat, memandang, memahami

סָפַר

saphar · menyatakan

menghitung, menceritakan, menyatakan

כּוּן

kun · menyelidiki

menegakkan, menyelidiki, mempersiapkan

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah tidak hanya melihat hikmat, tetapi juga 'menghitung' dan 'menegakkan' – artinya hikmat itu nyata dan berfungsi dalam ciptaan. Allah adalah sumber dan pemilik hikmat.

Tahukah kamu

Hikmat dipersonifikasikan

Di sini hikmat dianggap seperti sesuatu yang bisa 'dilihat' dan 'ditetapkan' oleh Allah – gambaran yang nantinya berkembang dalam Amsal 8 di mana hikmat digambarkan sebagai pribadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 28:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 28:27

✕  Sering dikira

Hikmat bisa diperoleh manusia dengan usahanya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menegaskan bahwa hikmat hanya datang dari Allah, bukan hasil usaha manusia.

✕  Sering dikira

Allah menyelidiki hikmat berarti Ia sendiri belum tahu segalanya.

✓  Yang sebenarnya

Ini cara puitis untuk mengatakan bahwa Allah adalah penentu dan penguasa hikmat.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 28:27

Kita sering mencari hikmat dari berbagai sumber, tetapi hikmat sejati hanya dari Allah. Luangkan waktu untuk berdoa dan membaca firman-Nya, karena di situlah kita menemukan hikmat yang sejati dan dapat diandalkan.

Ya Allah, aku membutuhkan hikmat-Mu. Nyatakanlah hikmat itu dalam hidupku dan tolong aku untuk berpegang pada jalan-Mu. Amin.