Ayub mempertanyakan kegunaan doa orang fasik
Ayub 27:10
Janji Ayub untuk Tetap Berintegritas
“Apakah dia akan bersenang-senang karena Yang Mahakuasa? Apakah dia akan berseru kepada Allah setiap waktu?”Ayub 27:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dapatkah ia bersenang-senang karena Yang Mahakuasa dan berseru kepada Allah setiap waktu?”Ayub 27:10 · TB
Terjemahan Baru
“Seharusnya ia merindukan kesenangan dari Allah, dan berdoa kepada-Nya tanpa merasa lelah.”Ayub 27:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Will he delight himself in the Almighty? will he always call upon God?”Ayub 27:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 27:10?
Ayub mengajukan pertanyaan retoris: apakah orang tidak beriman bisa bersenang-senang dalam Tuhan dan berseru kepada-Nya terus-menerus? Tentu tidak, karena mereka tidak memiliki hubungan yang benar.
Latar belakang
Pertanyaan retoris tentang orang fasik
Ayub menantang logika sahabatnya: apakah orang fasik benar-benar menikmati hubungan dengan Allah? Ia menyiratkan bahwa jawabannya adalah tidak, karena mereka tidak memiliki hubungan yang tulus dengan-Nya.
Di mana
Tanah Uz
Di timbunan abu di luar kampung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun
Kepada
Elifas, Bildad, dan Zofar
tiga sahabat Ayub yang menuduhnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִתְעַנָּג
yit'anag · bersenang-senang
bersukacita, menikmati
שַׁדַּי
Shaddai · Yang Mahakuasa
Allah yang mahakuasa, yang melimpahkan berkat
יִקְרָא
yiqra · berseru
memanggil, berdoa dengan nyaring
Ketiga kata ini menyoroti bahwa orang fasik tidak dapat benar-benar menikmati kemesraan dengan Allah; mereka tidak bisa bersukacita dalam hadirat-Nya atau memanggil-Nya dengan tulus.
Tahukah kamu
Kata 'bersenang-senang' di sini
Kata Ibrani yang diterjemahkan 'bersenang-senang' bisa juga berarti 'bergembira' atau 'bersukacita', sering dipakai dalam konteks ibadah dan perayaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 27:10
Mazmur 1:5
menegaskan nasib orang fasik
“Sebab itu orang fasik tidak akan bertahan dalam penghakiman...”
Yohanes 9:31
doa orang fasik tidak didengar
“Kita tahu bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa...”
Yesaya 1:15
Allah menolak doa orang jahat
“Ketika kamu mengulurkan tanganmu, Aku menyembunyikan mata-Ku...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 27:10
✕ Sering dikira
Ayub mengajarkan bahwa orang yang berbuat salah tidak boleh berdoa sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang berbicara tentang orang yang hipokrit, bukan semua orang yang berbuat salah.
✕ Sering dikira
Ayub meragukan kedaulatan Allah atau doa orang benar.
✓ Yang sebenarnya
Ayub menegaskan bahwa Allah tidak mendengar doa orang fasik yang tidak bertobat.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 27:10
Kegembiraan dan doa yang terus-menerus adalah tanda hubungan yang hidup dengan Tuhan. Luangkan waktu untuk menikmati hadirat-Nya, bukan hanya meminta sesuatu.
Tuhan, pulihkan sukacitaku dalam Engkau dan buat aku rindu bersekutu dengan-Mu setiap saat. Amin.