Pezinah menantikan senja

Ayub 24:15

Malam Menutupi Perzinahan

Mata orang yang berzina menanti senja, katanya, ‘Tidak ada mata yang akan melihatku,’ lalu dia menaruh penutup di mukanya.

Ayub 24:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 24:15?

Orang berzina menunggu senja, menutup wajahnya, dan berpikir tidak ada yang melihatnya. Ini menggambarkan dosa yang dilakukan dalam kegelapan, dengan ilusi bahwa Allah tidak melihat, padahal tidak ada yang tersembunyi dari mata-Nya.

Latar belakang

Perzinahan dalam kegelapan

Ayub melanjutkan daftar orang fasik: pezinah menunggu senja untuk berbuat dosa, yakin tidak ada yang melihat. Mereka menutup muka dengan kedok, seolah bisa menyembunyikan diri dari Allah dan manusia.

Di mana

Tanah Uz

Di bawah langit malam yang berbintang

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Tuhan berbicara dari badai
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, Zofar

tiga sahabat yang menghakimi Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶשֶׁף

nesheph · senja

senja atau waktu senja; saat transisi antara siang dan malam

עַיִן

ayin · mata

mata; alat penglihatan

סֵתֶר

sether · penutup

tempat tersembunyi; penutup atau samaran

Kata 'senja' (nesheph) juga bisa berarti kegelapan, dan 'penutup' (sether) sering dipakai untuk tempat perlindungan. Jadi pezinah mencari 'perlindungan' dalam kegelapan, tetapi sia-sia karena Allah menembus segala selubung.

Tahukah kamu

Penutup muka

Di Timur Tengah kuno, penutup muka bisa digunakan untuk menyamarkan identitas, menunjukkan kesadaran bersalah dan usaha menyembunyikan diri. Ini ironis karena Allah melihat segalanya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 24:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 24:15

✕  Sering dikira

Anggap ini hanya tentang dosa seksual

✓  Yang sebenarnya

Ini contoh dari sikap umum orang fasik: hidup dalam kegelapan dan menyangka tak terlihat

✕  Sering dikira

Mengira 'penutup muka' berarti cadar biasa

✓  Yang sebenarnya

Ini penutup untuk menyamarkan identitas, bukan untuk budaya atau agama

Renungan

Renungan Singkat Ayub 24:15

Seringkali kita melakukan dosa secara sembunyi-sembunyi, berpikir tidak ada yang tahu. Namun Allah melihat segalanya. Biarlah kesadaran ini membuat kita hidup dengan integritas, bahkan saat tidak ada orang yang mengawasi kita.

Tuhan, ingatkan aku bahwa Engkau selalu hadir, dan tolonglah aku untuk hidup murni dan setia, terutama dalam hal-hal yang tersembunyi. Amin.