Kegelapan dan Banjir

Ayub 22:11

Elifas Menuduh Ayub Berdosa

atau kegelapan, sehingga kamu tidak bisa melihat, dan banjir air meliputimu.

Ayub 22:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 22:11?

Ayub digambarkan menghadapi kegelapan dan banjir yang meliputinya, melambangkan penderitaan yang berat. Ini menunjukkan bahwa penderitaan bisa sangat gelap dan menenggelamkan, tetapi Allah tetap ada meski kita tidak merasakannya.

Latar belakang

Hukuman yang Dikhayalkan

Elifas melukiskan hukuman Allah sebagai kegelapan yang menutupi penglihatan dan banjir yang meliputi. Dia menganggap penderitaan Ayub sebagai bukti murka Allah, padahal sebenarnya itu adalah ujian iman yang diizinkan Allah.

Di mana

Tempat pembuangan abu

Di tempat Ayub duduk di antara abu

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub merespons Elifas
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas

Teman Ayub, orang Teman, dihormati

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita berat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֹשֶׁךְ

choshech · kegelapan

kegelapan, keadaan tanpa cahaya

שִׁטָּפוֹן

shattan · banjir

air bah yang meluap, banjir besar

כָּסָה

kasah · meliputi

menutupi, menyelimuti

Kegelapan dan banjir adalah gambaran kehancuran total, tetapi Elifas memakai kiasan ini untuk menakut-nakuti Ayub, bukan untuk menghibur.

Tahukah kamu

Banjir dalam Sastra Hikmat

Banjir sering melambangkan malapetaka yang tak terhindarkan dalam sastra Timur Tengah kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 22:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 22:11

✕  Sering dikira

Ayub sedang mengalami murka Allah yang nyata.

✓  Yang sebenarnya

Elifas hanya berasumsi; sebenarnya Allah mengizinkan pencobaan.

✕  Sering dikira

Kegelapan dan banjir adalah hukuman dosa yang otomatis.

✓  Yang sebenarnya

Tidak semua penderitaan disebabkan dosa; Ayub adalah contohnya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 22:11

Kita semua bisa mengalami masa-masa gelap dan terombang-ambing. Saat itu terjadi, ingatlah bahwa Allah tidak meninggalkan kita, dan minta kekuatan untuk tetap bertahan.

Ya Tuhan, saat aku dalam kegelapan dan kebingungan, peganglah tanganku dan tuntun aku kepada terang-Mu. Amin.