Bildad Menyindir Ayub

Ayub 18:3

Bildad: Nasib Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Pasti Binasa · Ayub 18:1-21 →
“Mengapa kami dipandang sebagai binatang, dan bodoh menurut pandanganmu?”

Ayub 18:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 18:3?

Bildad merasa dihina karena Ayub menganggapnya bodoh dan seperti binatang. Ia mempertanyakan mengapa Ayub merendahkan mereka. Ini mencerminkan sakit hati Bildad karena nasihatnya tidak dihargai.

Latar belakang

Bildad merasa dihina

Bildad menganggap Ayub memandang mereka rendah, seperti binatang bodoh. Ia membela diri dari tuduhan Ayub.

Di mana

Uz

Di tempat perkabungan, kemah Ayub

Kapan

~950 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub mencemooh sahabat
Bildad terus menuduh
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad

Teman Ayub, orator tradisional

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita berat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּהֵמָה

behemah · binatang

Ternak, makhluk tanpa akal

טָמֵא

tame' · bodoh

Najis, tidak murni

עֵינַיִם

'enayim · pandangan

Mata, persepsi

Kata 'bodoh' terkait kenajisan, menunjukkan bahwa Bildad merasa direndahkan secara moral.

Tahukah kamu

Binatang dalam hikmat

Dalam sastra hikmat, binatang dipakai untuk menggambarkan kebodohan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:3

Ayb. 12:7

Binatang

“Bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberi tahu”

Ayb. 19:3

Penghinaan

“Kamu telah menghina aku”

Maz. 73:22

Kebodohan

“Aku ini bodoh dan tidak mengerti”

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 18:3

✕  Sering dikira

Ayub menganggap sahabatnya binatang

✓  Yang sebenarnya

Bildad merasa demikian, bukan pernyataan Ayub

✕  Sering dikira

Bildad mengaku dirinya bodoh

✓  Yang sebenarnya

Ia menolak anggapan itu

Renungan

Renungan Singkat Ayub 18:3

Ketika kita merasa diremehkan, kita bisa tergoda untuk membela diri dengan keras. Namun, kita bisa belajar untuk tetap tenang dan mengkomunikasikan perasaan kita dengan cara yang sehat, tanpa harus merendahkan orang lain.

Tuhan, tolong aku untuk tidak mudah tersinggung dan untuk merespons hinaan dengan kebijaksanaan dan kesabaran. Amin.