Pembela Sejati
Ayub 16:21
Ayub Minta Pengadilan Surgawi
“supaya Dia memutuskan perkara antara manusia dan Allah, seperti seseorang membela sesamanya.”Ayub 16:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“supaya Ia memutuskan perkara antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan sesamanya.”Ayub 16:21 · TB
Terjemahan Baru
“Ah, kiranya Allah sendiri membela aku di hadapan-Nya, seperti seorang yang rela membela sahabatnya.”Ayub 16:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O that one might plead for a man with God, as a man pleadeth for his neighbour!”Ayub 16:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 16:21?
Ayub merindukan seorang penengah antara dia dan Allah, seperti seorang sahabat yang bisa membela sesamanya. Ia ingin ada yang memperjuangkan kasusnya, karena merasa tidak mampu menghadap Allah sendiri.
Latar belakang
Manusia Berbicara kepada Allah
Ayub berharap ada seorang pembela yang bisa menjadi penengah antara dia dan Allah, seperti layaknya manusia membela sesamanya. Ini menunjukkan pergumulan Ayub dengan kedekatan dan ketakjuban kepada Allah.
Di mana
Tanah Uz
Dalam ratapan, menghadap Allah
Kapan
~2000 SM
Periode Patriarkh
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Allah
Yang Mahatinggi, Hakim atas segala sesuatu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָכַח
yakach · Memutuskan perkara
memutuskan, menegur, menghakimi
אָדָם
adam · Manusia
manusia, umat manusia
עָרַב
arab · Pembela
menjadi penjamin, menanggung
Ketiga kata ini menggambarkan keinginan akan mediasi: manusia ingin Allah diyakinkan, tetapi yang bisa menjadi 'penjamin' adalah manusia yang benar—yang pada akhirnya adalah Kristus.
Tahukah kamu
Rib atau Pembela
Kata yang dipakai untuk 'membela' dalam bahasa Ibrani adalah 'rib', yang juga menjadi akar kata 'riv' (perkara). Di pengadilan kuno, seorang 'rib' adalah pihak yang berbicara membela seseorang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 16:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 16:21
✕ Sering dikira
Mengira Ayub meminta manusia biasa menjadi penengah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub memakai analogi manusia pada umumnya, tapi yang ia harapkan adalah seseorang dari pihak Allah.
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub tidak percaya Allah adil.
✓ Yang sebenarnya
Ia percaya Allah adil, tapi ingin ada yang menjelaskan kesalahannya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 16:21
Kita juga sering merasa tidak layak atau takut menghadap Allah. Namun, kita memiliki Yesus sebagai pengantara kita. Dia mengerti pergumulan kita dan membela kita di hadapan Bapa.
Yesus, terima kasih Engkau menjadi pengantara bagiku; tolong aku untuk selalu datang kepada Bapa melalui Engkau. Amin.