Kabar buruk kedua

Ayub 1:15

Pencobaan Ayub

orang-orang Syeba menyerang ternak-ternak dan merampas mereka. Mereka membunuh para pelayan dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang dapat melarikan diri untuk memberi tahu engkau.”

Ayub 1:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 1:15?

Ayat ini menceritakan serangan orang Syeba yang merampas ternak Ayub dan membunuh para pelayan. Ini menunjukkan bahwa Ayub mengalami kerugian besar dan kehilangan nyawa. Si pembawa pesan hanya bisa memberitahu, tidak bisa menolong. Ini menggambarkan ketidakberdayaan manusia di hadapan musibah.

Latar belakang

Api dari langit

Suruhan kedua datang dan melaporkan bahwa api Allah jatuh dari langit, membakar domba-domba dan para pelayan, menghanguskan semuanya. Hanya dia yang selamat untuk memberi tahu Ayub.

Di mana

Tanah Us

Di rumah atau ladang Ayub, saat ia menerima kabar

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hilangnya sapi dan keledai
Hilangnya unta
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Suruhan kedua

Pelayan lain Ayub yang selamat, membawa kabar duka.

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang kaya raya, sedang diuji.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵשׁ

esh · Api

api, nyala

נָפַל

naphal · jatuh

turun, jatuh

בָּעַר

ba'ar · membakar

membakar, menghanguskan

Kata-kata ini menekankan sifat api yang menghancurkan dan tiba-tiba, seolah-olah dari langit, menunjukkan kuasa di luar kendali manusia.

Tahukah kamu

Api Allah

Dalam Alkitab, api sering melambangkan kehadiran atau penghakiman Allah, tetapi di sini jelas merupakan perbuatan Setan dengan izin Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 1:15

✕  Sering dikira

Menganggap api ini berarti Tuhan menghukum Ayub secara langsung.

✓  Yang sebenarnya

Teks menunjukkan ini adalah tindakan Setan, diizinkan Tuhan, bukan hukuman atas dosa.

✕  Sering dikira

Mengira Ayub pantas menerima musibah karena kurang beriman.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru digambarkan saleh; musibah adalah ujian, bukan ganjaran.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 1:15

Saat bencana datang, kita sering merasa sendirian dan tak berdaya. Namun, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan dalam kehilangan, kita bisa mencari kekuatan dari-Nya.

Tuhan, saat aku merasa kehilangan dan tak berdaya, ingatkanlah aku bahwa Engkau selalu menyertaiku. Amin.