Hikmat: pohon kehidupan

Amsal 3:18

Hikmat: Jalan Hidup dan Berkat

Ia adalah pohon kehidupan bagi orang yang berpegang padanya; mereka yang memegangnya erat-erat disebut berbahagia.

Amsal 3:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 3:18?

Hikmat adalah pohon kehidupan bagi orang yang berpegang padanya, dan orang yang memegangnya disebut berbahagia. Ini menggambarkan bahwa hikmat memberikan hidup yang penuh dan berkat, seperti pohon yang menghasilkan buah kehidupan.

Latar belakang

Hikmat adalah sumber kehidupan

Penulis menyamakan hikmat dengan pohon kehidupan, yang mengingatkan pada pohon di Taman Eden yang memberikan hidup kekal. Mereka yang berpegang pada hikmat disebut berbahagia, karena hikmat memberi hidup yang berkelimpahan.

Di mana

Yerusalem

Di ruang belajar rumah penulis, siang hari

Kapan

~950 SM

Zaman Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak, mungkin Salomo, memberi wejangan kepada anak didiknya.

A

Kepada

Anak didik

Orang muda yang sedang belajar hikmat dan takut akan TUHAN.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֵץ חַיִּים

etz chayyim · pohon kehidupan

pohon yang memberikan hidup, simbol kehidupan kekal dan kesejahteraan

חָזַק

chazaq · berpegang

memegang erat, menjadi kuat, bertahan

אֶשֶׁר

esher · berbahagia

diberkati, beruntung, bahagia

Ketiga kata ini menekankan bahwa hikmat adalah sumber kehidupan yang harus dipegang erat, dan orang yang melakukannya akan benar-benar berbahagia—beruntung karena mengalami hidup sejati.

Tahukah kamu

Akar kata 'pohon kehidupan'

Frasa 'etz chayyim' (עֵץ חַיִּים) juga muncul di Amsal 13:12 dan 15:4, dan dalam Kejadian. Ini menjadi simbol hidup yang diberkati dan hubungan dengan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 3:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 3:18

✕  Sering dikira

Menganggap pohon kehidupan sebagai objek magis yang memberi hidup abadi secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk kehidupan yang bernilai dan berkelimpahan dari Allah, bukan jimat.

✕  Sering dikira

Mengira hanya orang yang sempurna yang bisa meraih hikmat dan bahagia.

✓  Yang sebenarnya

Hikmat ditawarkan kepada semua orang yang mau rendah hati dan takut akan TUHAN, bukan hanya yang sempurna.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 3:18

Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, berpegang pada hikmat Tuhan memberi kita kehidupan yang berkelimpahan. Mari kita erat memegang firman-Nya dan menjadikannya pegangan hidup kita.

Tuhan, jadikanlah hikmat-Mu sebagai pohon kehidupan bagiku, sehingga aku berbahagia selamanya. Amin.