Kehendak Baik vs Penentangan
Amsal 10:32
Kontras Antara Benar dan Fasik
“Bibir orang benar mengetahui hal yang diperkenan, tetapi mulut orang fasik adalah penentangan.”Amsal 10:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat.”Amsal 10:32 · TB
Terjemahan Baru
“Kata-kata orang tulus menyenangkan hati; kata-kata orang jahat selalu menyakiti.”Amsal 10:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perkataan orang benar membangun sesama, tetapi perkataan orang jahat merusak.”Amsal 10:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The lips of the righteous know what is acceptable: but the mouth of the wicked speaketh frowardness.”Amsal 10:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 10:32?
Amsal 10:32 berarti bahwa orang benar memiliki kebijaksanaan untuk mengetahui hal-hal yang berkenan di hadapan Tuhan dan sesama, sehingga perkataannya menyenangkan. Sebaliknya, orang fasik hanya bisa mengucapkan kata-kata yang menentang kebenaran dan tidak menyenangkan hati.
Latar belakang
Perkataan yang Menentukan Arah
Ayat ini menutup pasal dengan penegasan bahwa orang benar peka terhadap apa yang berkenan kepada Allah, sedangkan orang fasik justru melawan. Perkataan mereka mencerminkan hati yang bersandar pada Tuhan atau yang melawan-Nya.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, saat menulis amsal
Kapan
~950 SM
Kerajaan bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel yang termasyhur karena hikmatnya, ~950 SM
Kepada
Pembaca umum / generasi muda Israel
Mereka yang ingin hidup berkenan kepada Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׂפָתַיִם
sefatayim · bibir
Bibir, bagian dari mulut yang berbicara
רָצוֹן
ratzon · diperkenan
Perkenanan, kehendak yang baik, penerimaan
תַּהְפֻּכוֹת
tahpukhot · penentangan
Kebengkokan, pembalikan, ketidakbenaran
Bibir orang benar menghasilkan perkataan yang berkenan kepada Tuhan, sementara mulut fasik berisi pembalikan kebenaran. Ini menunjukkan bahwa kualitas perkataan mencerminkan kesejajaran dengan kehendak Allah.
Tahukah kamu
Kata 'Diperkenan' dalam Liturgi
Kata yang dipakai di sini sering muncul dalam konteks korban yang diterima Allah, seperti persembahan yang harum di hadapan-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 10:32
Roma 12:2
Mengetahui kehendak Allah
“…supaya kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Kolose 4:6
Perkataan yang tepat
“Hendaklah kata-katamu selalu mengandung kasih, jangan hambar, supaya kamu tahu bagaimana harus memberi jawab kepada setiap orang.”
Amsal 15:26
Perkataan disukai Allah
“Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 10:32
✕ Sering dikira
Menganggap 'penentangan' hanya soal kata-kata kasar
✓ Yang sebenarnya
Ini merujuk pada sikap hati yang melawan kebenaran, tidak harus berupa kata-kata.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa semua perkataan orang benar pasti selalu sempurna
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah prinsip umum, bukan jaminan mutlak tanpa kesalahan.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 10:32
Sebelum berbicara, luangkan waktu sejenak untuk berpikir: apakah perkataanku ini akan menyenangkan Tuhan dan orang lain? Cobalah untuk berbicara dengan niat baik dan cara yang membangun, hindari kata-kata yang provokatif atau menentang. Dengan demikian, kamu akan menjadi pribadi yang dihormati dan disukai banyak orang.
Tuhan Yesus, berikan aku hikmat untuk selalu memilih perkataan yang berkenan di hadapan-Mu dan membawa damai bagi orang-orang di sekitarku. Amin.