TUHAN menuntut Yehuda karena menolak Torah-Nya
Amos 2:4
Hukuman atas Bangsa-Bangsa dan Israel
PerikopHukuman bagi Yehuda · Amos 2:4-5 →“Inilah firman TUHAN, “Untuk tiga pelanggaran Yehuda, bahkan empat, Aku takkan menarik kembali hukumannya. Sebab, mereka menghina hukum Taurat TUHAN, dan tidak berpegang pada ketetapan-ketetapan-Nya, dan kebohongan-kebohongan mereka membuat mereka tersesat, kebohongan yang mereka ikuti dari nenek moyang mereka.”Amos 2:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah firman TUHAN: "Karena tiga perbuatan jahat Yehuda, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena mereka telah menolak hukum TUHAN, dan tidak berpegang pada ketetapan-ketetapan- Nya, tetapi disesatkan oleh dewa-dewa kebohongannya, yang diikuti oleh nenek moyangnya,”Amos 2:4 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Orang Yehuda telah berkali-kali berdosa, karena itu Aku pasti akan menghukum mereka. Mereka melanggar perintah-perintah-Ku dan tidak mempedulikan ajaran-ajaran-Ku. Mereka disesatkan oleh ilah-ilah lain yang disembah oleh leluhur mereka.”Amos 2:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the LORD; For three transgressions of Judah, and for four, I will not turn away the punishment thereof; because they have despised the law of the LORD, and have not kept his commandments, and their lies caused them to err, after the which their fathers have walked:”Amos 2:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amos 2:4?
Amos 2:4 menjelaskan hukuman atas Yehuda karena mereka menolak hukum Tuhan dan hidup dalam kebohongan nenek moyang. Mereka menyimpang dari perintah Allah, sehingga Allah akan menghukum Yerusalem.
Latar belakang
Yehuda dituduh menghina Taurat
Setelah mengumumkan hukuman atas Moab, TUHAN berbalik kepada Yehuda. Mereka dituduh menghina hukum TUHAN dan tidak hidup menurut ketetapan-Nya, serta tersesat oleh kebohongan yang diwarisi dari nenek moyang mereka.
Di mana
Tekoa
Di padang gurun, saat menggembalakan domba
Kapan
~760 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui nabi Amos
Kepada
Yehuda
Kerajaan selatan, keturunan Yehuda, pusat di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תּוֹרָה
torah · hukum
Instruksi atau pengajaran Allah, sering diterjemahkan sebagai 'hukum' atau 'Taurat'.
חֻקִּים
chuqqim · ketetapan
Peraturan atau ketetapan yang ditetapkan, biasanya bersifat tetap.
כָּזָב
kazav · kebohongan
Kebohongan atau penipuan, sering merujuk pada berhala yang menyesatkan.
Ketiganya menunjukkan bahwa Yehuda menolak tuntunan Allah (torah), melanggar ketetapan-Nya, dan mengejar kepalsuan (kazav) yang menyesatkan. Ini mengingatkan bahwa penyembahan berhala dimulai dari pikiran yang menolak kebenaran Allah.
Tahukah kamu
Tindakan Yehuda lebih berat dari bangsa lain?
Meskipun Yehuda tidak disebutkan kejahatan sosial seperti Moab, pelanggaran mereka bersifat rohani: menolak hukum Allah. Ini menunjukkan bahwa dosa terhadap Allah sama seriusnya dengan dosa terhadap sesama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amos 2:4
Mazmur 119:1
Kontras berkat vs kutuk
“Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.”
Yeremia 2:5
Mengikuti kebohongan
“Beginilah firman TUHAN: Apakah kecurangan yang didapati nenek moyangmu pada-Ku, sehingga mereka menjauh dari pada-Ku, mengikuti kesia-siaan dan menjadi sia-sia?”
Roma 1:21
Menolak pengetahuan Allah
“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amos 2:4
✕ Sering dikira
Yehuda dihukum karena dosa yang sama seperti bangsa lain, misalnya karena kekejaman perang.
✓ Yang sebenarnya
Yehuda dihukum bukan karena dosa sosial, tetapi karena menolak Taurat Allah dan mengikuti nenek moyang yang menyembah berhala.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengatakan bahwa Allah tidak menarik hukuman-Nya karena tiga atau empat pelanggaran, artinya dosa tertentu sudah melewati batas.
✓ Yang sebenarnya
Frasa 'tiga, bahkan empat' adalah gaya bahasa untuk menunjukkan kelimpahan dosa yang sudah sangat parah, bukan angka literal.
Renungan
Renungan Singkat Amos 2:4
Kita dipanggil untuk berpegang pada firman Tuhan, bukan mengikuti tradisi atau ajaran yang menyesatkan. Periksa kembali apakah kita setia pada kebenaran-Nya.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kebohongan dan berikan kerinduan untuk menaati firman-Mu. Amin.