Janji kunjungan dan salam akhir
3 Yohanes 1:14
Damai Sejahtera dan Kemitraan
“Aku berharap untuk menemuimu segera dan kita akan berbicara secara tatap muka. (1-15) Damai sejahtera bagimu. Kawan-kawan di sini mengirimkan salam untukmu. Sampaikan juga salam kami kepada setiap saudara di sana.”3 Yohanes 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku harap segera berjumpa dengan engkau dan berbicara berhadapan muka. (1-15) Damai sejahtera menyertai engkau! Salam dari sahabat-sahabatmu. Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.”3 Yohanes 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“Saya berharap tidak lama lagi akan berjumpa denganmu, dan kita akan berbicara langsung. (1-15) Semoga Tuhan memberkati Saudara. Kawan-kawanmu di tempat saya ini mengirim salam kepadamu. Sampaikan salam saya kepada semua kawan-kawan kita satu persatu.”3 Yohanes 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya berharap dapat segera mengunjungimu, dan kita akan berbicara secara tatap muka. Doa saya, kiranya Allah selalu menjagamu supaya hidupmu tenang dalam perlindungan-Nya. Teman-teman di sini mengirim salam kepadamu. Sampaikanlah juga salam kami kepada setiap kawan yang ada di sana.”3 Yohanes 1:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But I trust I shall shortly see thee, and we shall speak face to face. Peace be to thee. Our friends salute thee. Greet the friends by name.”3 Yohanes 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 3 Yohanes 1:14?
Yohanes menyampaikan harapannya untuk segera bertemu Gayus dan berbicara secara langsung, lalu menutup suratnya dengan doa damai sejahtera dan salam dari teman-teman di tempatnya. Ia juga meminta Gayus untuk menyampaikan salam kepada setiap orang di jemaatnya.
Latar belakang
Salam dan janji pertemuan
John menutup dengan harapan untuk melihat Gayus 'segera' dan berbicara 'tatap muka'. Dia mengirimkan damai sejahtera kepada Gayus atas nama dirinya sendiri dan 'kawan-kawan di sini' (mereka yang bersama John di Efesus). Dia juga meminta Gayus untuk menyampaikan salam mereka kepada setiap saudara di gereja lokal Gayus. Ini menunjukkan netorkir dan solidaritas komunal yang dalam di gereja mula-mula.
Di mana
Dari Efesus ke lokasi Gayus
John mengirim salam atas nama komunitas Kristen yang mendukung dia
Kapan
~95 M
Penutupan surat dengan harapan dan janji pertemuan
Yang berbicara
John (Penatua)
Menutup surat dengan harapan, berkat, dan kehadiran komunal
Kepada
Gayus dan komunitas gereja
Menerima damai, salam dari gereja lain, dan panggilan untuk persekutuan terus-menerus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εἰρήνη
eirēnē · peace/wellbeing
damai sejahtera, kesejahteraan holistik, blessing dari Allah atas kehidupan seseorang
ἀσπάζομαι
aspazomai · greet
memberi salam, menunjukkan afeksi dan koneksi—lebih dari sekadar pernyataan formal
κατ' ὄνομα
kat' onoma · each
satu per satu dengan nama, personal dan individual—tidak massal tapi relasional
John menutup dengan aspazomai (salam afektif) dan eirēnē (blessing/peace). Dia menginginkan setiap orang disebutkan kat' onoma (dengan nama), menunjukkan bahwa dalam gereja mula-mula, setiap individu penting dan dikenal secara personal.
Tahukah kamu
Solidaritas gereja lintas regional
Meskipun gereja terpisah secara geografis, mereka merasa satu komunitas dalam Kristus. Salam yang dikirim John dari Efesus ke Gayus adalah simbol dari ikatan spiritual yang menghubungkan berbagai jemaat. Surat seperti ini adalah sarana utama untuk menjaga koneksi dan kesatuan gereja yang tersebar di seluruh dunia Romawi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 3 Yohanes 1:14
1 Tesalonika 5:26
Pola salam dan greeting yang menunjukkan koneksi komunal dalam surat-surat Paulus juga
“Sampaikan salam kami kepada semua saudara seiman”
2 Yohanes 1:13
John menggunakan pola yang sama dalam surat lain—mengirim salam dari komunitas satu tempat ke komunitas lain
“Anak-anak dari saudara perempuanmu yang terpilih mengucapkan salam”
Roma 16:3-16
Paulus menunjukkan bahwa salam personal kepada setiap individu adalah cara penting untuk mempertahankan komunitas yang terhubung
“Sampaikan salam kepada Priskila dan Akuila”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 3 Yohanes 1:14
✕ Sering dikira
Salam di akhir surat adalah formalitas yang tidak penting
✓ Yang sebenarnya
Salam adalah cara penting untuk menunjukkan koneksi komunal dan mempertahankan jaringan gereja yang tersebar di berbagai lokasi
✕ Sering dikira
John hanya menulis untuk Gayus sebagai individu, tidak untuk gereja secara keseluruhan
✓ Yang sebenarnya
Meskipun surat ditujukan kepada Gayus, John berbicara untuk komunitas dan menginginkan salamnya disampaikan kepada setiap saudara di gereja lokal
Renungan
Renungan Singkat 3 Yohanes 1:14
Kerinduan untuk bertemu secara langsung menunjukkan betapa berharganya hubungan persaudaraan. Kita pun perlu mengusahakan waktu untuk bertemu muka dengan muka, dan juga mengirimkan salam serta mendoakan damai sejahtera bagi saudara seiman.
Bapa, kiranya damai sejahtera-Mu selalu menyertai kami, dan ajarlah kami untuk saling menguatkan melalui pertemuan dan salam persaudaraan. Amin.