Mengoreksi dengan Kelembutan
2 Timotius 2:25
Mengoreksi Lawanmu dengan Lembut
“dengan lembut mengoreksi lawannya. Semoga Allah menganugerahi mereka pertobatan yang menuntunnya kepada pengetahuan akan kebenaran”2 Timotius 2:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,”2 Timotius 2:25 · TB
Terjemahan Baru
“Ia harus dengan lemah lembut mengajari orang-orang yang suka melawan; mudah-mudahan Allah memberi kesempatan kepada orang-orang itu untuk bertobat dari dosa-dosa mereka dan mengenal ajaran yang benar.”2 Timotius 2:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan bersikap lemah lembut ketika menegur orang yang melawan ajaranmu. Karena kita bekerja dengan harapan bahwa Tuhan akan mengubahkan hati mereka supaya bertobat dan menerima ajaran yang benar.”2 Timotius 2:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In meekness instructing those that oppose themselves; if God peradventure will give them repentance to the acknowledging of the truth;”2 Timotius 2:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Timotius 2:25?
Paulus menasihati Timotius untuk mengoreksi orang yang menentang ajaran dengan lemah lembut. Tujuannya bukan untuk menang dalam perdebatan, tetapi agar mereka sadar akan kesalahan mereka dan bertobat, sehingga akhirnya mereka mengenal kebenaran yaitu Kristus.
Latar belakang
Disiplin dengan Kasih
Setelah mengatakan bagaimana seorang pelayan Tuhan harus bersikap, Paulus menjelaskan *bagaimana* mengoreksi. Mereka yang dalam kesalahan harus dikalibrasi dengan kelembutan—bukan dengan kemarahan, penghinaan, atau kekerasan verbal. Tujuannya adalah membimbing mereka kembali ke kebenaran, bukan untuk mengalahkan lawan.
Di mana
Roma
Paulus berbicara tentang dinamika mengoreksi mereka yang berbeda pendapat
Kapan
~65 M
Paulus memberikan pengajaran praktis tentang cara mengoreksi
Yang berbicara
Paulus
Rasul mengajarkan tentang cara mengoreksi mereka yang berada dalam kesalahan
Kepada
Timotius
Muda, pendeta di Efesus yang akan dihadapkan dengan kebutuhan untuk mengoreksi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐλέγχω
elegchō · reprove
Untuk membedah atau menunjukkan kesalahan seseorang. Kebenaran yang dikatakan dengan tujuan pembimbing.
ἐν πραύτητι
en prautēti · in meekness
Dengan kelembutan atau kerendahan hati. Kebalikan dari kemarahan atau agresivitas.
μετανοέω
metanoeō · repentance
Perubahan pikiran yang mendalam. Ini adalah lebih dari sekadar permukaan.
Koreksi yang sejati datang dari cinta dan kelembutan, dengan tujuan untuk membimbing. Bahkan lawanmu pantas untuk diajarkan dengan cara yang lembut.
Tahukah kamu
Semoga Allah Memberikan Pertobatan
Paulus menyelesaikan dengan doa—semoga Allah memberikan mereka pertobatan. Ini menunjukkan bahwa Paulus tidak mengharapkan pengoreksi manusia saja untuk mengubah pikiran orang. Dia percaya pada pekerjaan Roh Kudus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Timotius 2:25
Galatia 6:1
Paulus mengajarkan koreksi dengan kelembutan dengan penekanan pada merendahkan hati.
“Saudara-saudara, jika seorang seiman terjebak dalam suatu kesalahan, kamu yang hidup dalam Roh harus memperbaikinya dengan kelembutan. Tetapi perhatikanlah dirimu sendiri, jangan sampai kamu juga dicoba.”
1 Tesalonika 5:14
Pendekatan yang berbeda-beda untuk orang yang berbeda, tetapi semua dilakukan dengan kesabaran.
“Kami menasihati kamu: tegorlah orang-orang yang malas, berikan keberanian kepada orang-orang yang gentar hati, bantu orang-orang yang lemah, dan bersabarlah dengan semua orang.”
Efesus 4:15
Keseimbangan antara kebenaran dan kasih—keduanya diperlukan dalam koreksi.
“Tetapi berbicara kebenaran dalam kasih, marilah kita bertumbuh dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah kepala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Timotius 2:25
✕ Sering dikira
"Mengoreksi dengan kelembutan berarti tidak pernah langsung atau mengatakan sesuatu yang sulit."
✓ Yang sebenarnya
Kelembutan tidak berarti tidak jelas. Itu berarti berbicara kebenaran yang sulit dengan cara yang hormat.
✕ Sering dikira
"Paulus hanya berbicara tentang koreksi, bukan tentang Roh Kudus atau Tuhan bekerja."
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengakhiri dengan doa—semoga Tuhan memberikan pertobatan. Dia percaya pada pekerjaan Roh Kudus.
Renungan
Renungan Singkat 2 Timotius 2:25
Ketika kita melihat seseorang keliru dalam iman atau hidup, cara kita menegur sangat penting. Cobalah untuk mengoreksi dengan kerendahan hati dan kesabaran, bukan dengan kemarahan atau superioritas. Ingatlah bahwa tujuan kita adalah pemulihan, bukan kemenangan argumen.
Tuhan, ajari aku untuk mengoreksi sesama dengan lembut, supaya mereka bertobat dan mengenal kebenaran-Mu. Amin.