2 Timothy · Perjanjian Baru · 4 pasal
Kitab 2 Timotius
Ringkasan pasal demi pasal — ketuk pasal mana pun untuk membaca teks lengkapnya dengan konteks.
- 1Selamat dari Paulus kepada TimotiusPaulus menulis dari penjara Roma pada akhir hidupnya. Dia menulis kepada Timotius, anak spiritual yang telah dia latih, untuk menguatkan dia menghadapi tantangan pelayanan di Efesus. Surat ini penuh dengan kehangatan personal dan nasihat yang mendalam.
- 2Jadilah Prajurit Kristus yang BaikPaulus dalam penjara Roma menghadapi kemungkinan kematian. Dia menulis kepada Timotius, mentornya yang jauh, untuk menegaskan panggilannya agar tetap kuat secara spiritual dalam menghadapi tantangan.
- 3Hari-Hari Akhir dan Tanda-TandanyaPaulus membuka dengan nada serius kepada Timotius: 'Perhatikanlah bahwa pada hari-hari terakhir, masa-masa kesukaran akan datang.' Dia tidak bicara tentang akhir dunia yang jauh entah kapan—tapi tentang masa depan yang dekat penuh tantangan dan penganiayaan. Zaman akhir bukanlah teori yang abstrak, tapi realitas yang akan dihadapi Timotius dan jemaatnya sekarang.
- 4Perintah solemn—kehadiran Allah dan Kristus sebagai saksiPaulus tidak hanya memberikan saran umum. Dia 'berpesan' (παραγγέλλω) kepada Timotius 'di hadapan Allah dan Yesus Kristus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati.' Ini adalah sumpah suci. Paulus menempatkan Timotius di bawah tekanan rohani yang luar biasa—perintah ini diucapkan di hadapan hakim terakhir semesta. Konteksnya adalah zaman akhir, kedatangan Kristus yang akan datang, dan kerajaan Allah. Semuanya yang Paulus akan katakan terikat pada realitas eskatologis ini.