Musik dan Pujian
2 Tawarikh 7:6
Api Turun, Kemuliaan Memenuhi Bait Suci
PerikopApi dari Langit dan Nyanyian Syukur · 2 Tawarikh 7:1-10 →“Para imam berdiri di tempat tugas mereka, begitu pula orang-orang Lewi dengan alat-alat musik untuk memuliakan TUHAN, yang telah dibuat oleh Raja Daud untuk mengucap syukur kepada TUHAN, “Sesungguhnya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” ketika Daud memuji TUHAN dengan bantuan mereka. Para imam meniup nafiri di depan mereka, sementara semua orang Israel berdiri.”2 Tawarikh 7:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Para imam telah siap berdiri pada tempat mereka. Begitu pula orang-orang Lewi telah siap dengan alat-alat musik untuk memuliakan TUHAN, yakni alat-alat musik yang dibuat raja Daud untuk mengiringi nyanyian syukur bagi TUHAN: "Bahwasanya untuk selama- lamanya kasih setia-Nya!" setiap kali mereka ditugaskan Daud menyanyikan puji-pujian. Dalam pada itu para imam berdiri berhadapan dengan mereka sambil meniup nafiri, sedang segenap orang Israel berdiri.”2 Tawarikh 7:6 · TB
Terjemahan Baru
“Para imam berdiri pada tempat yang ditetapkan bagi mereka; berhadapan dengan orang Lewi yang memuji TUHAN dengan alat-alat musik yang dibuat oleh Raja Daud, sambil menyanyikan nyanyian "Kasih-Nya Kekal Abadi!" sesuai dengan anjuran Daud. Para imam meniup trompet sementara seluruh rakyat berdiri.”2 Tawarikh 7:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the priests waited on their offices: the Levites also with instruments of musick of the LORD, which David the king had made to praise the LORD, because his mercy endureth for ever, when David praised by their ministry; and the priests sounded trumpets before them, and all Israel stood.”2 Tawarikh 7:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 7:6?
Ayat ini menggambarkan ibadah yang teratur dengan para imam dan orang Lewi yang memuji Tuhan dengan alat musik sambil mengucap syukur atas kasih setia-Nya. Ini menunjukkan pentingnya pujian dan syukur dalam ibadah.
Latar belakang
Para Imam dan Orang Lewi Memimpin Pujian
Para imam berdiri di tempat tugas mereka, orang Lewi memainkan alat musik yang dibuat Daud untuk mengucap syukur, sambil memuji: 'Kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.' Para imam meniup nafiri, dan seluruh Israel berdiri.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Suci, para imam dan Lewi berdiri
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan dan imam, ~400 SM
Kepada
Pembaca Israel
Umat yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָלַל
halal · memuliakan
Memuji, memuliakan, atau bersorak
יָדָה
yadah · mengucap syukur
Mengakui, memuji, atau berterima kasih
חֶסֶד
chesed · kasih setia
Kasih yang setia dan penuh belas kasihan
Kata 'halal' (memuliakan) dan 'yadah' (mengucap syukur) sering dipakai bersama dalam pujian, menunjukkan bahwa memuliakan Allah selalu melibatkan pengakuan atas kasih setia-Nya yang kekal.
Tahukah kamu
Nafiri yang Terbuat dari Perak
Nafiri yang ditiup para imam biasanya terbuat dari perak, seperti yang diperintahkan dalam Bilangan 10:2, untuk memanggil umat dan memberi tanda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 7:6
Mazmur 136:26
Refren kasih setia
“Bersyukurlah kepada Allah di langit! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
2 Tawarikh 5:13
Pujian di penahbisan
“Orang-orang Lewi, para penyanyi, dan semua orang yang mengangkat suara mereka dalam pujian kepada TUHAN... 'Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.'”
Yesaya 12:4
Panggilan syukur
“Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 7:6
✕ Sering dikira
Pujian hanya untuk yang bersuara bagus atau yang pandai musik.
✓ Yang sebenarnya
Pujian adalah respons seluruh umat; alat musik dan nyanyian hanya sarana.
✕ Sering dikira
Mengucap syukur hanya saat senang.
✓ Yang sebenarnya
Kasih setia Tuhan adalah dasar untuk bersyukur dalam segala keadaan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 7:6
Pujian dan syukur adalah bagian penting dari kehidupan orang percaya. Seperti para imam, kita bisa memuji Tuhan dengan suara dan hidup kita, mengakui kasih setia-Nya yang kekal.
Ya Tuhan, jadikan hatiku penuh pujian dan syukur atas kasih setia-Mu, Amin.