Permohonan Saat Kekeringan
2 Tawarikh 6:26
Salomo Memberkati Umat dan Berdoa
“Jika langit tertutup dan tidak ada hujan sebab mereka telah berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini untuk mengakui nama-Mu dan berbalik dari dosa mereka sebab Engkau yang menindas mereka,”2 Tawarikh 6:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka,”2 Tawarikh 6:26 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila umat-Mu berdosa kepada-Mu dan Engkau menghukum mereka dengan tidak menurunkan hujan, lalu mereka bertobat dari dosa mereka dan menghormati Engkau sebagai TUHAN, kemudian menghadap ke Rumah-Mu ini serta berdoa kepada-Mu,”2 Tawarikh 6:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When the heaven is shut up, and there is no rain, because they have sinned against thee; yet if they pray toward this place, and confess thy name, and turn from their sin, when thou dost afflict them;”2 Tawarikh 6:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 6:26?
Ayat ini berbicara tentang kemarau yang terjadi karena dosa umat. Salomo meminta agar ketika umat mengakui dosa dan berdoa di bait, Tuhan mau mendengar walaupun langit tertutup. Ini menunjukkan bahwa doa dan pengakuan dosa dapat membuka pintu pemulihan dari Tuhan.
Latar belakang
Doa Ketika Langit Tertutup
Salomo memohon agar jika umat berdosa sehingga langit tertutup dan tidak ada hujan, lalu mereka berdoa di bait ini, mengakui nama TUHAN dan berbalik dari dosa, maka TUHAN mendengar dari surga, mengampuni, dan mengajarkan jalan yang baik serta memberi hujan.
Di mana
Yerusalem
Di dalam Bait Suci, di depan mazbah
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, putra Daud, ~990 SM
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang disembah di bait
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָצַר
atsar · tertutup
Menahan, mengurung, mencegah
עָנָה
anah · menindas
Merendahkan, menekan, menghukum
יָרָה
yarah · mengajarkan
Menunjukkan, mengarahkan, mengajar
Allah menahan hujan sebagai bentuk didikan (anah), tetapi ketika umat berbalik, Ia siap mengajar (yarah) dan memulihkan. Kekeringan bukan akhir, melainkan panggilan untuk bertobat.
Tahukah kamu
Hujan sebagai Berkat
Di Israel kuno, hujan adalah tanda berkat Allah dan ketaatan; kekeringan sering dianggap sebagai hukuman atas dosa nasional.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:26
Ulangan 28:23-24
langit tertutup karena dosa
“Langit yang di atas kepalamu akan menjadi tembaga dan tanah di bawahmu menjadi besi”
1 Raja-raja 8:35-36
paralel hampir persis
“Jika langit tertutup, dan tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini”
Yakobus 5:17-18
hujan jawaban doa
“Ia berdoa, lalu langit menurunkan hujan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:26
✕ Sering dikira
Menganggap semua bencana alam adalah hukuman dosa langsung.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang konsekuensi dosa nasional, tetapi tidak semua kekeringan adalah hukuman; ada juga ujian dan rencana Allah.
✕ Sering dikira
Mengira doa di bait adalah syarat mutlak untuk diampuni.
✓ Yang sebenarnya
Yang penting adalah hati yang berbalik; bait adalah tempat yang disediakan untuk berdoa, tetapi Allah mendengar dari surga di mana pun.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:26
Musim kering dalam hidup sering kali menjadi panggilan untuk introspeksi. Daripada menyalahkan keadaan, mari kita datang kepada Tuhan, akui dosa, dan minta Dia memulihkan kembali berkat-Nya.
Ya Tuhan, saat kami mengalami masa sulit, mampukan kami untuk mengakui dosa dan berbalik kepada-Mu, agar Engkau memulihkan keadaan kami. Amin.