Rakyat Mengangkat Yoahas

2 Tawarikh 36:1

Akhir Kerajaan Yehuda

Rakyat negeri itu mengambil Yoahas, anak Yosia, dan menjadikan dia raja menggantikan ayahnya di Yerusalem.

2 Tawarikh 36:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 36:1?

Ayat ini menceritakan bahwa setelah Raja Yosia wafat, rakyat Yehuda mengangkat Yoahas, putranya, menjadi raja menggantikan dia di Yerusalem. Ini menunjukkan suksesi kepemimpinan yang terjadi, di mana rakyat berperan dalam menentukan penerus takhta.

Latar belakang

Rakyat Memilih Raja Pengganti

Setelah Raja Yosia wafat, rakyat Yehuda mengangkat anaknya, Yoahas, sebagai raja di Yerusalem. Ini adalah pengangkatan oleh rakyat, bukan oleh penunjukan ilahi atau pemimpin asing.

Di mana

Yerusalem

Setelah kematian Yosia di Megido

Kapan

~609 SM

Kerajaan Terbagi / akhir Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Raja Yosia
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

sejarawan imam, ~400 SM

U

Kepada

Umat Israel pasca-pembuangan

komunitas yang baru kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַם הָאָרֶץ

am ha'aretz · rakyat negeri

orang-orang biasa di suatu negeri atau wilayah

לָקַח

laqach · mengambil

mengambil, memilih, atau merebut

יְהוֹאָחָז

Yehoachaz · Yoahas

TUHAN telah memegang

Tindakan rakyat 'mengambil' Yoahas menunjukkan bahwa mereka menunjuk raja tanpa konsultasi ilahi, dan nama Yoahas mengingatkan bahwa TUHAN seharusnya memegang kendali atas takhta.

Tahukah kamu

Yoahas yang lain

Ada raja Israel bernama Yoahas juga, tetapi ini berbeda; raja Yehuda ini juga disebut Salum di Yeremia 22:11.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 36:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 36:1

✕  Sering dikira

Yoahas adalah putra tertua Yosia, sehingga berhak atas takhta.

✓  Yang sebenarnya

Yoyakim lebih tua; rakyat memilih Yoahas, mungkin karena kebijakannya.

✕  Sering dikira

Pengangkatan oleh rakyat ini adalah cara normal di Israel.

✓  Yang sebenarnya

Normalnya Allah memilih raja, seperti Daud; di sini rakyat bertindak sendiri.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 36:1

Kita belajar bahwa kepemimpinan bisa datang dari pilihan orang banyak, tetapi kita perlu memastikan bahwa pemimpin yang kita dukung adalah yang berkenan kepada Tuhan. Mari kita bijak dalam memilih pemimpin, baik di gereja, masyarakat, maupun negara.

Tuhan, berilah kami hikmat untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan kehendak-Mu, dan jadikan kami pemimpin yang bertanggung jawab dalam setiap peran yang kami emban. Amin.