Menyiapkan Pasukan
2 Tawarikh 25:5
Amazia dan Keputusan yang Menentukan
PerikopAmazia, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 25:1-16 →“Amazia mengumpulkan orang Yehuda dan menyuruh mereka berdiri menurut kaum keluarga mereka di bawah pemimpin pasukan seribu dan pemimpin pasukan seratus. Dari seluruh Yehuda dan Benyamin, dia menghitung mereka yang berumur dua puluh tahun ke atas dan mendapati 300.000 orang pilihan yang siap berperang dan mampu menggunakan tombak dan perisai.”2 Tawarikh 25:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Amazia mengumpulkan orang Yehuda dan menyuruh mereka, yakni seluruh orang Yehuda dan Benyamin, berdiri menurut puak-puaknya di bawah kepala-kepala pasukan seribu dan kepala-kepala pasukan seratus. Ketika ia menghitung mereka yang berumur dua puluh tahun ke atas, didapatinya tiga ratus ribu teruna yang sanggup keluar berperang dengan tombak dan perisai.”2 Tawarikh 25:5 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Amazia mengumpulkan semua orang suku Yehuda dan Benyamin lalu menyuruh mereka berdiri menurut kaum masing-masing, dipimpin oleh komandan pasukan seribu dan komandan pasukan seratus. Kemudian ia memilih orang-orang yang berumur 20 tahun ke atas yang mampu bertempur dan pandai menggunakan tombak dan perisai. Jumlah mereka ada 300.000 orang.”2 Tawarikh 25:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Moreover Amaziah gathered Judah together, and made them captains over thousands, and captains over hundreds, according to the houses of their fathers, throughout all Judah and Benjamin: and he numbered them from twenty years old and above, and found them three hundred thousand choice men, able to go forth to war, that could handle spear and shield.”2 Tawarikh 25:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 25:5?
Amazia mengumpulkan tentara Yehuda dan Benyamin, laki-laki berusia 20 tahun ke atas, sebanyak 300.000 orang pilihan, yang siap perang dan terlatih. Ini menunjukkan persiapan yang matang dalam menghadapi musuh.
Latar belakang
Menghitung Kekuatan
Amazia mengorganisir pasukan Yehuda dan Benyamin menurut keluarga, mendata 300.000 prajurit berusia 20 tahun ke atas yang siap berperang. Ini menunjukkan persiapan serius untuk kampanye militer.
Di mana
Yehuda dan Benyamin
Sensus militer di wilayah kerajaan
Kapan
~800 SM
Pembagian Kerajaan
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan dan imam yang mencatat kisah raja-raja Yehuda
Kepada
Pembaca kitab
Umat Israel yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂרֵי אֲלָפִים
sarei alafim · pasukan seribu
pemimpin atas seribu orang
מִלְחָמָה
milchamah · perang
pertempuran atau peperangan
רֹמַח
romach · tombak
senjata tajam bertangkai panjang
Pasukan yang terorganisir dengan pemimpin-pemimpin menunjukkan bahwa kekuatan militer bukan hanya jumlah, tetapi juga struktur dan perlengkapan; ini mengingatkan bahwa kesuksesan bergantung pada persiapan yang baik.
Tahukah kamu
Perisai dan Tombak
Perisai dan tombak adalah perlengkapan standar prajurit pada zaman itu; tombak digunakan untuk menusuk dari jarak dekat, sementara perisai melindungi tubuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 25:5
2 Tawarikh 17:14-19
Sensus militer serupa
“Inilah daftar mereka menurut puak-puak mereka: ... dari Yehuda, para panglima seribu: ... tentara yang siap berperang.”
Bilangan 1:3
Aturan sensus Musa
“Dari umur dua puluh tahun ke atas, semua orang Israel yang sanggup berperang, kamu harus mendaftar mereka.”
1 Tawarikh 12:24
Istilah serupa
“Orang Yehuda yang bersenjata perisai dan tombak ada 6.800 orang siap berperang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 25:5
✕ Sering dikira
Mengira 300.000 itu jumlah seluruh penduduk Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Itu hanya laki-laki berusia 20 tahun ke atas yang layak berperang, bukan seluruh populasi.
✕ Sering dikira
Menganggap sensus ini sebagai tindakan kurang iman, karena mengandalkan kekuatan sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak mengomentari hal ini secara negatif; justru menunjukkan kepemimpinan yang teratur.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 25:5
Keberhasilan sering dimulai dari persiapan yang baik. Luangkan waktu untuk melatih diri, baik dalam pengetahuan, keterampilan, maupun iman. Tuhan menghargai kesungguhan kita dalam mempersiapkan setiap tugas yang Dia percayakan.
Tuhan, berikan aku semangat untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap panggilan-Mu. Ajar aku untuk tekun dan disiplin seperti Amazia menyiapkan pasukannya. Amin.