Sumpah dengan Sorak-sorai

2 Tawarikh 15:14

Pembaruan Perjanjian

Mereka menyatakan sumpah kepada TUHAN dengan suara nyaring, dengan sorak-sorai, dan dengan bunyi nafiri serta trompet.

2 Tawarikh 15:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 15:14?

Ayat ini menggambarkan bagaimana umat Israel menyatakan sumpah setia kepada Tuhan dengan cara yang meriah dan lantang, menggunakan sorak-sorai dan alat musik. Ini menunjukkan bahwa pengakuan iman mereka bersifat publik, penuh semangat, dan melibatkan seluruh komunitas.

Latar belakang

Sumpah yang diucapkan dengan nyaring

Mereka bersumpah kepada TUHAN dengan suara nyaring, sorak-sorai, dan bunyi nafiri serta trompet. Ini adalah ekspresi komitmen yang penuh semangat dan sukacita, menunjukkan kesungguhan mereka dalam mencari Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Suci

Kapan

~895 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjanjian diikat
Damai selama bertahun-tahun
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asa

Raja Yehuda, ~30 tahun

O

Kepada

Orang Yehuda dan Benyamin

Rakyat yang berkumpul

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁבַע

shava' · sumpah

bersumpah, mengikat diri dengan janji

גָּדוֹל

gadol · nyaring

besar, keras, nyaring

תְּרוּעָה

teru'ah · sorak-sorai

sorak, bunyi nyaring, terompet

Sumpah (shava') melibatkan pengucapan kata-kata yang mengikat. Kata 'gadol' dan 'teru'ah' menunjukkan intensitas emosional yang tinggi, bukan sekadar formalitas.

Tahukah kamu

Alat musik dalam ibadah

Nafiri dan trompet adalah alat musik yang digunakan dalam upacara keagamaan Israel. Sorak-sorai dan bunyi trompet sering kali menandakan kehadiran Tuhan atau kemenangan, seperti ketika tabut dibawa ke Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 15:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 15:14

✕  Sering dikira

Kebisingan ini tidak penting dan hanya ritual.

✓  Yang sebenarnya

Ekspresi nyaring menunjukkan kesungguhan dan sukacita dalam beribadah, bukan sekadar formalitas.

✕  Sering dikira

Sumpah ini bersifat magis atau memaksa Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah respons terhadap kasih Tuhan, bukan cara untuk memanipulasi-Nya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 15:14

Kadang kita merasa malu atau ragu-ragu untuk menyatakan iman kita di depan umum. Ayat ini mengajak kita untuk berani dan antusias dalam mengakui Tuhan, baik di gereja, di tempat kerja, atau di lingkungan sosial, dengan sukacita dan kebulatan hati.

Ya Tuhan, berikan aku keberanian untuk menyatakan imanku kepada-Mu dengan sukacita dan tanpa malu, seperti umat-Mu di zaman Asa. Amin.