2 Tawarikh 12:13
“Raja Rehabeam memperkuat dirinya dan memerintah di Yerusalem. Rehabeam berusia 41 tahun saat menjadi raja. Dia memerintah selama tujuh belas tahun di Yerusalem, kota yang TUHAN pilih dari seluruh suku Israel untuk menempatkan nama-Nya di sana. Nama ibunya adalah Naama, seorang perempuan Amon.”2 Tawarikh 12:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja Rehabeam menunjukkan dirinya kuat dalam pemerintahannya di Yerusalem. Rehabeam berumur empat puluh satu tahun pada waktu ia menjadi raja, dan tujuh belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem, kota yang dipilih TUHAN dari antara segala suku Israel untuk membuat nama-Nya tinggal di sana. Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.”2 Tawarikh 12:13 · TB
Terjemahan Baru
“Rehabeam memerintah di Yerusalem dan kekuasaannya semakin besar. Ia berumur 41 tahun ketika menjadi raja, dan ia memerintah 17 tahun lamanya di Yerusalem, kota yang dari seluruh wilayah Israel dipilih TUHAN untuk menjadi tempat ibadat kepada-Nya. Ibu Rehabeam adalah Naama dari negeri Amon.”2 Tawarikh 12:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“So king Rehoboam strengthened himself in Jerusalem, and reigned: for Rehoboam was one and forty years old when he began to reign, and he reigned seventeen years in Jerusalem, the city which the LORD had chosen out of all the tribes of Israel, to put his name there. And his mother’s name was Naamah an Ammonitess.”2 Tawarikh 12:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 12:13?
Ayat ini mencatat bahwa Rehabeam menjadi raja pada usia 41 tahun dan memerintah 17 tahun di Yerusalem, kota yang dipilih Tuhan untuk menempatkan nama-Nya. Ibunya, Naama, seorang perempuan Amon, menunjukkan bahwa ia memiliki latar belakang campuran, namun tetap menjadi raja atas umat pilihan Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 12:13
Posisi dan panggilan kita dalam hidup tidak ditentukan oleh latar belakang atau asal-usul kita, tetapi oleh Tuhan yang memilih dan menempatkan kita. Jadilah setia dalam tanggung jawab yang dipercayakan, apa pun keadaanmu.
Tuhan, terima kasih karena Engkau memilih dan memakai aku apa adanya; tolong aku setia dalam panggilan-Mu. Amin.