Duta Dibunuh, Raja Melarikan Diri

2 Tawarikh 10:18

Perpecahan Kerajaan

PerikopKerajaan Salomo Terbagi Dua · 2 Tawarikh 10:1-19 →
“Raja Rehabeam mengutus Hadoram yang menjadi kepala pekerja paksa, tetapi orang-orang Israel melemparinya dengan batu hingga dia mati. Raja Rehabeam segera menaiki keretanya untuk melarikan diri ke Yerusalem.”

2 Tawarikh 10:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 10:18?

Rehabeam mengirim Hadoram, kepala pekerja paksa, untuk menenangkan Israel, tetapi rakyat melemparinya dengan batu hingga mati. Raja pun segera melarikan diri ke Yerusalem, menunjukkan ketakutannya dan meningkatnya pemberontakan.

Latar belakang

Kekerasan dan Pelarian

Rehabeam mengirim Hadoram, kepala pekerja paksa, untuk menenangkan rakyat, tetapi orang Israel melemparinya dengan batu sampai mati. Rehabeam yang ketakutan segera naik kereta dan melarikan diri ke Yerusalem.

Di mana

Sikhem

tempat pemberontakan, depan raja

Kapan

sekitar 930 SM

Kerajaan Bersatu berakhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Israel menolak raja
Rehabeam melarikan diri ke Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

sejarawan imam, menekankan hukuman atas kesombongan

P

Kepada

Pembaca kitab

umat Israel pasca-pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶל־הֲדֹרָם עַל־הַמַּס

al-hadoram al-hammas · kepala pekerja paksa

petugas yang mengawasi kerja rodi

וַיִּרְגְּמוּ אֹתוֹ בָאֲבָנִים

vayirgemu oto ba'avanim · melempari dengan batu

mereka merajam dengan batu

מֶרְכָּבָה

merkavah · kereta

kereta perang atau kendaraan

Kata 'pekerja paksa' menyinggung beban yang ditolak rakyat, dan 'melempari batu' menunjukkan kemarahan yang memuncak. 'Kereta' melambangkan usaha pelarian yang cepat.

Tahukah kamu

Nama yang Berbeda

Dalam 1 Raja-raja 12:18, nama pejabat ini disebut Adoram, sedangkan di 2 Tawarikh disebut Hadoram; ini mungkin nama yang sama, karena perubahan huruf 'A' dan 'H' dalam bahasa Ibrani kadang terjadi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 10:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 10:18

✕  Sering dikira

Mengira Rehabeam mengirim Hadoram untuk membicarakan damai, padahal ia mungkin berniat memaksakan beban kerja.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan itu justru memicu kemarahan, dilihat dari jabatan Hadoram sebagai pengawas kerja paksa.

✕  Sering dikira

Menganggap pembunuhan Hadoram adalah insiden kecil.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan penolakan total terhadap otoritas Rehabeam dan menjadi pemicu perpecahan yang permanen.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 10:18

Tindakan yang tidak bijaksana sering menimbulkan akibat yang tragis. Jika kita memaksa orang-orang yang sudah marah, bisa terjadi hal yang tidak diinginkan. Lebih baik mengalah dan mencari damai daripada memicu konflik.

Tuhan, tolong aku untuk menjadi pembawa damai dan tidak memicu amarah, tetapi mencari jalan yang membangun. Amin.