Pesan untuk Hamba-Nya Daud
2 Samuel 7:5
Perjanjian TUHAN dengan Daud
““Pergilah dan katakan kepada hamba-Ku Daud, inilah firman TUHAN, ‘Kamukah yang akan mendirikan rumah untuk Kudiami?”2 Samuel 7:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Pergilah, katakanlah kepada hamba- Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?”2 Samuel 7:5 · TB
Terjemahan Baru
“"Pergilah dan sampaikanlah kepada hamba-Ku Daud pesan-Ku ini, 'Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku.”2 Samuel 7:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Pergilah, sampaikan kepada hamba-Ku Daud, ‘Inilah yang dikatakan TUHAN: Bukan kamu orang yang pantas mendirikan rumah bagi Aku.”2 Samuel 7:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Go and tell my servant David, Thus saith the LORD, Shalt thou build me an house for me to dwell in?”2 Samuel 7:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 7:5?
Tuhan bertanya dengan retoris, 'Kamukah yang akan mendirikan rumah untuk Kudiami?' Ini menunjukkan bahwa bukan Daud yang inisiatif, tetapi Tuhan sendiri yang akan membangun rumah bagi Daud (keturunan) dan juga rumah bagi nama-Nya.
Latar belakang
Sejarah Tuhan bersama Israel
TUHAN mengingatkan bahwa sejak keluar dari Mesir, Ia tidak pernah meminta rumah untuk didiami, melainkan berjalan bersama umat-Nya dalam kemah. Ini menegaskan bahwa inisiatif pembangunan bukan dari manusia, tetapi dari Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan, di hadapan Natan
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Natan
Kepada
Natan
Nabi yang menyampaikan pesan kepada Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּיִת
bayit · rumah
Bangunan tempat tinggal, juga berarti keluarga atau dinasti.
לְשִׁבְתִּי
leshibti · Kudiami
Agar Aku duduk/diam di dalamnya; menunjukkan kehadiran yang menetap.
הוֹצִיא
hotsi · menuntun
Membawa keluar; merujuk pada tindakan Tuhan membebaskan Israel dari Mesir.
Tuhan tidak terikat pada rumah, tetapi pada kehadiran-Nya yang menyertai umat-Nya. 'Rumah' yang dimaksud Tuhan berfokus pada hubungan, bukan bangunan.
Tahukah kamu
Akar kata 'rumah'
Kata 'rumah' (bayit) dipakai untuk bangunan fisik, tetapi juga untuk keluarga atau dinasti. Di ayat ini, ada permainan kata: Daud ingin membangun 'rumah' untuk Tuhan, tetapi Tuhan akan membangun 'rumah' (keturunan) untuk Daud.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 7:5
Keluaran 33:14
Kehadiran menyertai
“Kehadiran-Ku akan pergi bersama engkau”
Yesaya 66:1
Tuhan tidak butuh rumah
“Langit adalah takhta-Ku, bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku?”
Kisah Para Rasul 7:48
Allah tak diam di bangunan
“Tetapi Yang Mahatinggi tidak diam di dalam tempat yang dibuat oleh tangan manusia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 7:5
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan menolak pembangunan bait suci secara permanen.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan bukan menolak selama-lamanya; Ia hanya menegaskan bahwa inisiatif berada pada-Nya. Bait Suci baru dibangun oleh Salomo.
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan membutuhkan rumah fisik untuk tinggal.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tidak membutuhkan rumah manusia; justru Ia hadir di tengah umat-Nya dengan cara yang fleksibel, seperti kemah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 7:5
Sering kali kita ingin memberikan yang terbaik bagi Tuhan, tetapi Allah justru yang lebih dulu memberikan segalanya bagi kita. Belajarlah menerima rencana-Nya yang mungkin berbeda dari rencana kita, dan bersyukurlah karena Dia yang berkarya.
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan untuk mengatur kehendak-Mu; ajari aku tunduk pada rencana-Mu yang sempurna, Amin.