Keberanian untuk berdoa
2 Samuel 7:27
Perjanjian Allah dengan Daud
“Sebab Engkau, ya TUHAN semesta alam, Allah Israel, menyatakan kepada hamba-Mu, demikian, ‘Aku akan membangun keturunan bagimu.’ Itulah sebabnya, hamba-Mu ini memberanikan diri untuk menyampaikan doa ini kepada-Mu.”2 Samuel 7:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Engkau, TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, demikian: Aku akan membangun keturunan bagimu. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini kepada-Mu.”2 Samuel 7:27 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN Yang Mahakuasa! Aku memberanikan diri memanjatkan doa ini kepada-Mu, sebab Engkau sendiri sudah memberitahukan kepadaku bahwa anak cucuku turun-temurun Kaujadikan raja atas bangsa ini.”2 Samuel 7:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ya TUHAN Panglima Semesta, Allah Israel, Engkaulah yang sudah memberitahukan kepada hamba-Mu, ‘Aku sendiri akan membangun istana bagimu!’ Dengan demikian, Engkau sudah berjanji bahwa keturunan hamba-Mu ini akan memimpin secara turun temurun sebagai raja. Itulah sebabnya hamba berani memanjatkan doa ini.”2 Samuel 7:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For thou, O LORD of hosts, God of Israel, hast revealed to thy servant, saying, I will build thee an house: therefore hath thy servant found in his heart to pray this prayer unto thee.”2 Samuel 7:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 7:27?
Daud berdoa dengan berani karena Tuhan telah berjanji membangun keturunannya. Ia tahu bahwa keberaniannya dalam doa bukan karena kesombongan, tetapi karena Tuhan sendiri yang memberi janji. Ini mengajarkan bahwa janji Tuhan menjadi dasar untuk meminta dengan berani.
Latar belakang
Berdasarkan janji-Nya
Daud mengingat bahwa Tuhan telah menyatakan akan membangun keturunan baginya, dan itulah yang memberinya keberanian untuk berdoa. Ia mengakui bahwa doanya muncul karena janji Tuhan, bukan inisiatifnya sendiri.
Di mana
Yerusalem
Di depan TUHAN di tempat Tabut
Kapan
~1000 SM
Monarki Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~70 tahun, mantan gembala
Kepada
TUHAN
Allah Israel, Pencipta langit dan bumi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָצָא
matsa · memberanikan
menemukan, memperoleh keberanian
פָּלַל
palal · menyampaikan
berdoa, memohon, campur tangan
בָּנָה
banah · membangun keturunan
membangun, mendirikan
Kata 'matsa' berarti 'menemukan' — Daud menemukan keberanian karena janji Tuhan. 'Palal' menunjukkan doa syafaat, dan 'banah' merujuk pada pembangunan dinasti. Keberanian berdoa bertumpu pada janji Allah.
Tahukah kamu
Doa sebagai respons
Dalam Alkitab, doa sering merupakan respons atas inisiatif Allah. Daud tidak berani meminta hal besar tanpa kepastian firman, dan janji itu justru mendorongnya berdoa dengan berani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 7:27
Yakobus 4:8
Keberanian mendekat
“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.”
Ibrani 4:16
Berani menghampiri takhta
“Karena itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia.”
1 Yohanes 5:14
Sesuai kehendak-Nya
“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya: jika kita meminta sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya, Ia mendengarkan kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 7:27
✕ Sering dikira
Daud 'memberanikan diri' berarti ia kurang ajar atau memaksa Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Keberaniannya lahir dari keyakinan pada janji Tuhan, bukan dari kesombongan.
✕ Sering dikira
Doa ini hanya untuk kepentingan Daud sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Daud mengakui bahwa semua ini adalah inisiatif Tuhan; doanya adalah respons iman atas janji-Nya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 7:27
Beranikah kita meminta hal-hal besar kepada Tuhan? Jika kita punya dasar firman-Nya, kita bisa datang dengan berani. Jangan ragu untuk meminta karena Tuhan sendiri yang mendorong kita.
Tuhan, karena Engkau telah berjanji, aku berani memohon hal-hal yang besar bagi kemuliaan-Mu. Amin.