Doa Daud di Hadapan TUHAN
2 Samuel 7:18
Perjanjian Daud
PerikopDaud Memuji Allah · 2 Samuel 7:18-29 →“Lalu, Raja Daud masuk dan duduk di hadapan TUHAN sambil berkata, “Siapakah aku, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku sehingga Engkau membawaku sampai ke sini?”2 Samuel 7:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata: "Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?”2 Samuel 7:18 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu masuklah Raja Daud ke dalam Kemah TUHAN. Dia duduk dan berdoa, "Ya TUHAN Yang Mahatinggi, aku dan keluargaku tidak layak menerima segala kebaikan yang Kautunjukkan kepadaku selama ini.”2 Samuel 7:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Raja Daud menuju ke tempat yang paling dekat dengan kemah TUHAN, dan sambil duduk di hadapan TUHAN dia berdoa,“Ya TUHAN Sang Penguasa, hamba-Mu ini bukan siapa-siapa, keluargaku juga hanya orang biasa, tetapi Engkau sudah membawa aku sejauh ini!”2 Samuel 7:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then went king David in, and sat before the LORD, and he said, Who am I, O Lord GOD? and what is my house, that thou hast brought me hitherto?”2 Samuel 7:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 7:18?
Daud merespons janji Allah dengan masuk ke hadapan TUHAN, duduk di hadapan-Nya, dan mengucapkan doa yang penuh kerendahan hati: 'Siapakah aku, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawaku sampai ke sini?' Ini menunjukkan rasa takjub dan tidak layak di hadapan anugerah Allah.
Latar belakang
Daud Merendahkan Diri
Setelah mendengar janji TUHAN, Daud masuk ke dalam kemah dan duduk di hadapan TUHAN. Ia mengungkapkan kerendahan hatinya, merasa tidak layak menerima berkat sebesar itu. Ini adalah awal doa syukur yang panjang.
Di mana
Yerusalem
Di kemah suci (Tabernakel)
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ±70 tahun saat itu
Kepada
TUHAN
Allah Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁב
yashav · duduk
duduk, tinggal, berdiam
פָּנִים
panim · hadapan
wajah, muka, di hadapan
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah, Yang Maha Ada
Kata 'yashav' menunjukkan Daud berdiam tinggal di hadapan TUHAN. 'Panim' mengingatkan bahwa Allah adalah pribadi yang berhadapan langsung dengan kita. Memanggil nama 'YHWH' menunjukkan hubungan perjanjian yang intim.
Tahukah kamu
Duduk untuk Berdoa
Dalam budaya Israel kuno, duduk adalah posisi yang tidak biasa untuk berdoa; biasanya berdiri atau berlutut. Duduk bisa menandakan ketenangan dan refleksi yang dalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 7:18
Mazmur 138:6
Daud rendah hati
“TUHAN itu tinggi, namun Ia memperhatikan orang yang hina, tetapi orang yang sombong dikenal-Nya dari jauh.”
Kejadian 18:33
Berdialog dengan TUHAN
“Lalu pergilah TUHAN, setelah selesai berbicara kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.”
Lukas 1:38
Sikap rendah hati
“Kata Maria: Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 7:18
✕ Sering dikira
Daud duduk karena lelah atau tidak hormat.
✓ Yang sebenarnya
Duduk di hadapan TUHAN adalah sikap hormat dan kagum, ingin merenung.
✕ Sering dikira
Doa hanya untuk yang khusyuk dengan mata tertutup.
✓ Yang sebenarnya
Daud berdoa dengan duduk dan berbicara langsung, menunjukkan keintiman.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 7:18
Ketika kita menerima berkat atau panggilan yang melampaui kemampuan kita, ingatlah untuk merespons dengan kerendahan hati dan ucapan syukur. Jangan pernah menganggap remeh kebaikan Allah dalam hidup kita, tetapi biarlah itu mendorong kita untuk menyembah dan bersyukur.
Ya Tuhan, aku takjub atas segala kebaikan-Mu dalam hidupku; kiranya hatiku selalu rendah hati dan penuh syukur di hadapan-Mu. Amin.