Ira menjadi imam
2 Samuel 20:26
Pemberontakan Seba dan Daftar Pejabat
“Lalu, Ira, orang Yair itu, menjadi imam bagi Daud.”2 Samuel 20:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga Ira, orang Yair itu menjadi imam pada Daud.”2 Samuel 20:26 · TB
Terjemahan Baru
“Imam di istana: Ira dari kota Yair.”2 Samuel 20:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ira, yang berasal dari kota Yair, menjabat sebagai hakim utama di bawah Daud.”2 Samuel 20:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Ira also the Jairite was a chief ruler about David.”2 Samuel 20:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 20:26?
Ayat ini menutup daftar pejabat Daud dengan menyebut Ira, orang Yair, sebagai imam bagi Daud. Ini menunjukkan bahwa Daud memiliki imam-imam tambahan di samping Zadok dan Abyatar, mungkin untuk kebutuhan rohani pribadinya.
Latar belakang
Ira, imam dari Yair
Ayat penutup menyebut Ira, orang Yair, menjadi imam bagi Daud. Ini mungkin menekankan hubungan Daud dengan orang Yair, dan penutup yang mapan.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Narator kitab sejarah, tradisi nabi Samuel
Kepada
Pembaca
Umat Israel, kapan pun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עִירָא
Ira' · Ira
nama berarti 'awas' atau 'kota'
יָאִיר
Ya'ir · Yair
nama berarti 'yang menerangi'
כֹּהֵן
kohen · imam
pelayan ibadah, juru bicara Allah
Nama Ira dan Yair mengandung metafora kewaspadaan dan terang, mengingatkan peran imam sebagai penjaga dan penerang rohani.
Tahukah kamu
Imam bukan harus Lewi
Ira disebut 'imam bagi Daud' - bisa jadi imam pribadi untuk kepentingan raja, bukan imam bait suci. Ini menunjukkan praktik yang fleksibel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 20:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 20:26
✕ Sering dikira
Mengira Ira adalah imam besar resmi
✓ Yang sebenarnya
Bisa imam pribadi raja, bukan kepala imam
✕ Sering dikira
Yair disangka anak Manasye, tokoh Bilangan
✓ Yang sebenarnya
Ini nama marga, bukan tokoh yang sama
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 20:26
Daud menjaga kehidupan rohaninya dengan memiliki imam pribadi. Kita juga perlu memiliki pembimbing rohani atau komunitas yang dapat mendukung pertumbuhan iman kita.
Ya Tuhan, kiranya Engkau menyediakan orang-orang yang dapat membimbingku dalam iman, dan jadikan hatiku selalu haus akan Firman-Mu. Amin.