Ahimaas Ingin Membawa Kabar Baik
2 Samuel 18:19-23
Yoab Mengirim Berita kepada Daud
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Ahimaas Ingin Kabarkan Kemenangan
Setelah Absalom tewas, Ahimaas ingin lari membawa kabar kemenangan kepada Daud. Ia yakin TUHAN telah melepaskan raja dari musuh, jadi ini kabar baik. Namun Yoab melarangnya, karena tahu Daud akan sedih mendengar kematian putranya.
Di mana
Efraim
Pertempuran di hutan Efraim
Kapan
~970 SM
Periode Daud
Yang berbicara
Ahimaas
Anak Zadok, imam, pelari cepat
Kepada
Yoab
Panglima Daud, penuh ambisi
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Samuel 18:19-23 Ayat per Ayat
2 Samuel 18:19
Ahimaas, putra Zadok, ingin membawa kabar kemenangan kepada Daud, tetapi Yoab menahannya karena kabar itu juga mencakup kematian Absalom. Ayat ini menunjukkan niat baik Ahimaas yang tidak menyadari kompleksitas…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 18:20
Yoab menolak Ahimaas sebagai pembawa kabar karena kematian Absalom, anak raja, bukanlah kabar yang menggembirakan. Ia memilih orang Kush untuk menyampaikan berita itu, mungkin karena orang asing lebih netral dan tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 18:21
Yoab memerintahkan seorang Kush untuk memberitahu raja tentang apa yang terjadi, dan Kush itu segera pergi. Ini menunjukkan bahwa kematian Absalom adalah peristiwa penting yang harus dilaporkan, meskipun akan memilukan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 18:22
Ahimaas tetap ingin berlari membawa kabar, meskipun Yoab mengingatkan bahwa ia tidak akan mendapat keuntungan dari berita itu. Ini menunjukkan semangat dan keinginan kuat Ahimaas untuk melayani raja, meski tanpa kabar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Samuel 18:23
Ahimaas memaksa untuk berlari, dan Yoab mengizinkannya. Ahimaas mengambil rute yang lebih cepat melalui Lembah Yordan dan berhasil mendahului orang Kush. Ini menunjukkan tekad dan ketekunannya untuk menyampaikan kabar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →