Husai tiba di Yerusalem

2 Samuel 15:37

Absalom Merebut Hati Israel

Lalu, Husai, sahabat Daud, datang ke kota ketika Absalom sampai di Yerusalem.

2 Samuel 15:37 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 15:37?

Husai, sahabat dekat Daud, tiba di Yerusalem tepat ketika Absalom masuk kota. Ini menunjukkan kesetiaan Husai kepada Daud, meskipun ia harus menyamar untuk membantu menggagalkan rencana Absalom dari dalam.

Latar belakang

Mata-mata Daud masuk kota

Husai, sahabat Daud, setuju untuk menyusup ke Yerusalem dan berpura-pura mendukung Absalom. Ia tiba tepat saat Absalom masuk kota, sehingga bisa menjalankan rencana untuk menggagalkan nasihat Ahitofel.

Di mana

Yerusalem

di kota, saat Absalom masuk

Kapan

~980 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Absalom makar di Hebron
Daud melarikan diri
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Samuel

Sejarawan kerajaan, mencatat kisah Daud.

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang mengenal sejarah raja-raja.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בּוֹא

bo' · datang

masuk, tiba di suatu tempat

חוּשַׁי

Chushay · Husai

nama yang berarti 'tergesa-gesa' atau 'cepat'

יְרוּשָׁלַיִם

Yerushalayim · Yerusalem

kota yang didirikan Daud, pusat pemerintahan

Kata 'datang' menunjukkan kedatangan Husai yang tepat waktu, sementara namanya mungkin mengisyaratkan kecepatan, dan Yerusalem menjadi panggung konflik politik yang krusial.

Tahukah kamu

Sahabat yang setia

Husai disebut 'sahabat Daud' (2 Sam. 15:37), gelar resmi yang menunjukkan penasihat kepercayaan raja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 15:37

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 15:37

✕  Sering dikira

Husai benar-benar berpihak kepada Absalom.

✓  Yang sebenarnya

Husai tetap setia kepada Daud dan menyamar untuk menggagalkan Ahitofel.

✕  Sering dikira

Absalom sudah menjadi raja yang sah.

✓  Yang sebenarnya

Absalom merebut hati rakyat, tetapi Daud masih raja yang diurapi TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 15:37

Kesetiaan sejati sering kali menuntut pengorbanan dan keberanian untuk berada di tempat yang berbahaya. Kita bisa belajar dari Husai untuk tidak meninggalkan orang yang kita kasihi saat mereka menghadapi masalah, tetapi siap membantu dengan cara yang bijaksana.

Tuhan, kiranya Engkau memberiku keberanian dan kesetiaan seperti Husai, untuk tetap mendukung mereka yang membutuhkan pertolonganku, dalam nama Yesus, Amin.