Perumpamaan Anak Domba

2 Samuel 12:4

Natan Menegur Daud

Pada suatu hari, tamu bagi orang kaya itu datang, dan dia merasa sayang mengambil kawanan domba atau kawanan sapinya untuk diolahnya bagi pengembara yang datang itu. Lalu, dia mengambil anak domba betina orang miskin itu dan mengolahnya bagi orang yang datang kepadanya itu.”

2 Samuel 12:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 12:4?

Orang kaya, meskipun memiliki banyak ternak, memilih mengambil anak domba satu-satunya milik orang miskin untuk menjamu tamunya. Ini menunjukkan ketamakan dan ketidakadilan yang sangat besar.

Latar belakang

Tamu Jahat

Dalam perumpamaan Natan, seorang kaya yang memiliki banyak ternak, tetapi ketika tamu datang, ia mengambil anak domba betina milik si miskin untuk dihidangkan. Ini menggambarkan tindakan Daud yang mengambil Batsyeba, istri Uria, meskipun ia memiliki banyak istri dan kekayaan.

Di mana

Yerusalem

Di istana raja, suasana tegang

Kapan

~970 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud berzinah dan membunuh
Daud bertobat, anak mati
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Natan

Nabi yang berani, penasihat Daud

D

Kepada

Daud

Raja Israel, baru saja jatuh ke dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹרֵחַ

oreach · tamu

orang yang datang berkunjung, biasanya berhak atas keramahan

חָמַל

chamal · sayang

menahan diri, enggan, tidak mau menggunakan

לָקַח

laqach · mengambil

mengambil untuk diri sendiri, merebut

Keramahan (tamu) seharusnya mendorong kebaikan, tetapi di sini menjadi alasan untuk keserakahan (sayang) dan perampasan (mengambil). Daud melakukan hal yang sama dengan dalih kebutuhan, tapi sebenarnya karena nafsu.

Tahukah kamu

Hakim yang Adil

Perumpamaan ini dirancang agar Daud menghakimi dirinya sendiri tanpa sadar. Kemarahan Daud yang meledak menunjukkan betapa dalamnya dosa yang ia sembunyikan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 12:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 12:4

✕  Sering dikira

Daud marah karena ia benar-benar peduli pada keadilan bagi orang miskin.

✓  Yang sebenarnya

Daud peduli pada kasus ini secara abstrak, tetapi buta terhadap dosanya sendiri. Ia tidak menyadari bahwa ia adalah orang kaya yang jahat itu.

✕  Sering dikira

Tamu itu adalah orang penting, jadi wajar jika dilayani dengan baik.

✓  Yang sebenarnya

Perumpamaan ini menunjukkan bahwa keramahan tidak boleh mengorbankan keadilan. Yang kaya punya banyak pilihan, tetapi ia memilih yang termudah, yaitu merampas milik si miskin.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 12:4

Kita sering tergoda untuk mengambil jalan pintas yang merugikan orang lain demi kepentingan kita. Berhentilah sejenak dan pikirkan dampaknya bagi orang lain.

Tuhan, jauhkan aku dari ketamakan dan egois yang merugikan orang lain. Amin.