Darah yang Tidak Dibalaskan
2 Raja-raja 24:4
Pembuangan Dimulai
“Oleh karena juga darah orang tidak bersalah yang telah ditumpahkannya sehingga Yerusalem menjadi penuh dengan darah dari orang yang tidak bersalah, maka TUHAN tidak mau mengampuninya.”2 Raja-raja 24:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan juga oleh karena darah orang yang tidak bersalah yang telah ditumpahkannya, sebab ia telah membuat Yerusalem penuh dengan darah orang yang tidak bersalah, dan TUHAN tidak mau mengampuninya.”2 Raja-raja 24:4 · TB
Terjemahan Baru
“terutama karena semua pembunuhan yang dilakukannya terhadap orang-orang yang tidak bersalah. TUHAN tidak mau mengampuni Manasye karena perbuatan-perbuatannya itu.”2 Raja-raja 24:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“termasuk pembunuhan yang dia lakukan terhadap orang-orang tak bersalah. Kota Yerusalem penuh dengan utang darah, dan TUHAN tidak mau membiarkan semuanya itu berlalu tanpa dihukum.”2 Raja-raja 24:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And also for the innocent blood that he shed: for he filled Jerusalem with innocent blood; which the LORD would not pardon.”2 Raja-raja 24:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 24:4?
Ayat ini menyatakan bahwa Manasye menumpahkan darah orang tidak bersalah, sehingga Yerusalem penuh dengan darah, dan Tuhan tidak mau mengampuni. Ini menunjukkan bahwa dosa pembunuhan dan ketidakadilan sangat serius di mata Tuhan, dan ada batas di mana pengampunan tidak diberikan karena hati yang terus berbuat jahat.
Latar belakang
Darah yang Menjerit
Penulis menjelaskan bahwa TUHAN tidak mau mengampuni Yehuda karena dosa Manasye, khususnya darah orang tidak bersalah yang ditumpahkannya. Yerusalem penuh dengan darah, tetapi tidak ada balasan untuk itu.
Di mana
Yerusalem
Catatan sejarah penulis, latar istana
Kapan
~600 SM
Kerajaan Terbelah dan Runtuhnya Yehuda
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Raja-raja
Sejarawan dari zaman pembuangan, memakai sumber resmi.
Kepada
Pembaca Kitab 2 Raja-raja
Orang Yehuda yang hidup di pembuangan dan sesudahnya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָלַח
salach · mengampuni
memaafkan atau mengampuni dosa
דָם
dam · darah
darah, sering melambangkan kekerasan dan kesalahan
נָקִי
naqi · orang yang tidak bersalah
bersih, tidak bersalah, bebas dari kesalahan
Kombinasi kata 'mengampuni', 'darah', dan 'orang yang tidak bersalah' menunjukkan bahwa dosa kekerasan yang tak dapat diampuni karena menodai tanah dan hubungan perjanjian. Ini bukan sekadar pelanggaran ritual, tetapi kejahatan sosial yang berat.
Tahukah kamu
Manasye dan Amon
Manasye adalah raja Yehuda yang paling lama memerintah (55 tahun), tetapi justru dianggap sebagai raja yang paling jahat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 24:4
Ulangan 21:8
Darah tak bersalah
“Adakanlah pendamaian bagi umat-Mu Israel yang telah Kautebus, ya TUHAN, dan janganlah Kauperhitungkan darah orang yang tidak bersalah di tengah-tengah umat-Mu Israel.”
2 Raja-raja 21:16
Penumpahan darah
“Lagipula Manasye menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, sehingga Yerusalem penuh dengan darah, dari ujung ke ujung.”
Yesaya 1:15
Doa tidak didengar
“Ketika kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku menyembunyikan mata-Ku terhadapmu. Sekalipun kamu memperbanyak doa, Aku tidak mendengarnya, sebab tanganmu penuh darah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 24:4
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa semua pembunuh tidak akan diampuni, atau bahwa Tuhan tidak mau mengampuni dosa tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah dosa kolektif Yehuda yang sudah menumpuk, dan Tuhan membiarkan konsekuensi yang sudah diperingatkan terjadi.
✕ Sering dikira
Darah orang tidak bersalah hanya merujuk pada pembunuhan ritual atau korban anak.
✓ Yang sebenarnya
Itu bisa mencakup semua tindakan kekerasan dan ketidakadilan yang menumpahkan darah orang yang tak bersalah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 24:4
Tuhan sangat membenci ketidakadilan dan kekerasan. Kita harus menjauhi segala bentuk tindakan yang merugikan orang lain, dan aktif membela keadilan, karena Tuhan memperhatikan setiap korban ketidakadilan.
Tuhan, bersihkan hati kami dari segala kebencian dan kekerasan, dan jadikan kami pembawa damai dan keadilan di tengah dunia. Amin.