Akhir Manasye

2 Raja-raja 21:18

Manasye, Raja yang Menyesatkan

Lalu, Manasye dibaringkan beserta nenek moyangnya dan dikuburkan di taman istananya, yaitu di taman Uza. Kemudian, Amon, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.

2 Raja-raja 21:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 21:18?

Setelah kematiannya, Manasye dikuburkan di taman istananya, dan putranya Amon menjadi raja. Ini adalah akhir dari pemerintahan yang jahat, tapi penggantinya juga jahat.

Latar belakang

Kematian dan Suksesi

Manasye mati dan dikuburkan di taman istananya, lalu digantikan oleh putranya Amon. Ini mengikuti pola biasa untuk akhir pemerintahan raja.

Di mana

Yerusalem

Kuburan taman istana Uza

Kapan

~642 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Manasye
Pemerintahan Amon
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Sejarawan dan teolog, ~abad ke-6 SM

U

Kepada

Umat Israel

Komunitas yang hidup di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכַב

shakab · dibaringkan

berbaring, tidur, istirahat

אָב

av · nenek moyangnya

ayah, leluhur

גַּן

gan · taman

taman, kebun

Frasa 'dibaringkan bersama nenek moyangnya' adalah ungkapan biasa yang berarti mati dan dikuburkan, tetapi tidak selalu berarti kuburan yang sama.

Tahukah kamu

Taman Uza

Taman Uza mungkin dinamai menurut seseorang bernama Uza, tetapi identitasnya tidak dikenal pasti. Kata 'Uza' mirip dengan 'Uzia', tetapi tidak jelas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 21:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 21:18

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa Manasye dikuburkan di makam raja-raja Yehuda.

✓  Yang sebenarnya

Dia dikuburkan di taman istananya, bukan di makam Daud.

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa Manasye bertobat sepenuhnya sehingga dihormati.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada indikasi bahwa pemakamannya berbeda karena pertobatan; itu sekadar fakta.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 21:18

Kematian adalah akhir dari kesempatan untuk bertobat. Sementara kita masih hidup, mari kita perbaiki hubungan kita dengan Tuhan dan tinggalkan warisan yang baik.

Tuhan, ajar aku menghargai setiap hari yang Kau berikan untuk hidup benar dan meninggalkan warisan iman. Amin.