Dukacita atas dosa yang tidak dipertobatkan
2 Korintus 12:21
Khawatir menemukan mereka yang belum bertobat
“Aku khawatir ketika aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depanmu dan aku akan berduka atas banyak orang yang dahulu sudah berdosa sebelumnya dan tetap tidak bertobat dari kenajisan, percabulan, dan hawa nafsu yang sudah mereka lakukan.”2 Korintus 12:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku kuatir, bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depan kamu, dan bahwa aku akan berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan.”2 Korintus 12:21 · TB
Terjemahan Baru
“Saya takut kalau-kalau pada waktu saya datang nanti Allah akan merendahkan saya di hadapan kalian dan saya akan menangis karena banyak di antara kalian yang berdosa dahulu, tidak berubah dan tidak berhenti melakukan perbuatan-perbuatan mereka yang cabul, kotor dan tidak pantas.”2 Korintus 12:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waktu saya datang kembali, jangan-jangan saya kecewa dan malu di hadapan Allah karena di antara kalian masih ada yang hidupnya tidak pantas sebagai pengikut Kristus. Kalau di antara kalian masih ada yang belum bertobat dari perbuatan-perbuatan jahat yang lama, seperti dosa perzinaan dan segala jenis percabulan, saya akan sangat sedih dan menangis karena ternyata pelayanan kami di antara kalian benar-benar gagal!”2 Korintus 12:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And lest, when I come again, my God will humble me among you, and that I shall bewail many which have sinned already, and have not repented of the uncleanness and fornication and lasciviousness which they have committed.”2 Korintus 12:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 12:21?
Paulus khawatir jika jemaat masih berdosa dan tidak bertobat, kedatangannya akan menjadi momen yang menyedihkan—ia akan berduka karena mereka tetap hidup dalam kenajisan dan percabulan. Ini menunjukkan kepedulian pastoral yang dalam.
Latar belakang
Pemimpin yang malu karena dosa umatnya
Paulus khawatir Allah akan 'merendahkan dia' di depan jemaat ketika dia datang — artinya, dia harus menghadapi kenyataan buruk yang mempermalukan. Bukan Paulus yang malu karena dosanya sendiri, tapi karena ada anggota jemaat yang dia kasihi masih hidup dalam kenajisan, percabulan, dan hawa nafsu, dan belum bertobat. Dukacita seorang gembala yang datang dan menemukan kawanannya masih sakit.
Di mana
Korintus
Kota terkenal dengan budaya seksual yang longgar dan kuil-kuil dengan praktik seksual ritual
Kapan
~56 M
Penutup dengan nada duka dan peringatan serius
Yang berbicara
Paulus
Mengungkapkan dukacita yang sangat personal sebelum kunjungan ketiganya
Kepada
Jemaat Korintus
Khususnya mereka yang masih hidup dalam kenajisan seksual tanpa pertobatan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ταπεινώσῃ
tapeinōsē · humbled
merendahkan, membuat malu di depan umum
μετανοησάντων
metanoēsantōn · repented
yang sudah bertobat, berubah pikiran dan arah hidup
ἀκαθαρσίᾳ
akatharsia · impurity
kenajisan, kondisi kotor yang tidak cocok untuk Allah
Paulus takut Allah akan tapeinōsē (merendahkan) dia saat dia temukan orang yang belum metanoēsantōn (bertobat) dari akatharsia (kenajisan) mereka — dukacita gembala yang sungguh.
Tahukah kamu
Korintus: ibu kota reputasi buruk
Kata 'korinthiazesthai' (bertindak seperti orang Korintus) dalam bahasa Yunani kuno berarti hidup liar secara seksual. Kota ini punya kuil Afrodite di Akrokorintus yang terkenal. Tekanan budaya seksual di sana luar biasa besar — yang membuat dosa seksual di dalam jemaat bukan mengejutkan, tapi tetap harus ditangani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 12:21
1 Korintus 5:1-2
percabulan
“Ada orang yang hidup dengan istri ayahnya. Kamu malah sombong; seharusnya kamu berdukacita.”
Galatia 5:19
kenajisan, percabulan, hawa nafsu
“Percabulan, kenajisan, hawa nafsu adalah perbuatan daging.”
Roma 6:19
kenajisan
“Dulu kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada kecemaran dan kedurhakaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 12:21
✕ Sering dikira
"Paulus marah dan akan menghukum mereka yang berdosa."
✓ Yang sebenarnya
Nuansanya adalah dukacita, bukan kemarahan. Dia takut 'direndahkan' karena akan harus berduka bersama mereka — itu empati, bukan amarah.
✕ Sering dikira
"Ini berarti dosa seksual lebih parah dari dosa lain."
✓ Yang sebenarnya
Paulus menyebut ini spesifik bukan karena hierarki dosa, tapi karena masalah ini nyata dan sudah diketahui ada di jemaat Korintus.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 12:21
Kadang kita menganggap dosa sebagai hal sepele, padahal itu menyedihkan hati Tuhan dan hamba-Nya. Mari kita serius terhadap dosa dan segera bertobat, bukan menunda-nunda, supaya tidak mendukakan orang-orang yang mengasihi kita.
Ya Tuhan, beri aku hati yang peka terhadap dosa dan keberanian untuk bertobat, supaya hidupku menyenangkan-Mu. Amin.