Jangan tipu saudaramu dalam hal ini
1 Tesalonika 4:6
Kehidupan yang Menyenangkan Allah
“supaya jangan ada seorang pun yang melanggar dan menipu saudaranya dalam hal ini. Sebab, Tuhan adalah Pembalas dari semua ini, seperti yang kami beritahukan sebelumnya dan kami peringatkan dengan sungguh-sungguh kepadamu.”1 Tesalonika 4:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.”1 Tesalonika 4:6 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam hal seperti itu, janganlah seorang pun berbuat salah kepada saudaranya, ataupun menipunya. Dahulu kami sudah memberi peringatan yang keras kepadamu, bahwa Tuhan akan menghukum orang-orang yang melakukan kesalahan-kesalahan seperti itu.”1 Tesalonika 4:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“supaya jangan sampai kamu berdosa terhadap saudara seiman akibat hawa nafsu itu. Artinya, jangan sampai ada yang berbuat zina dengan istri dari saudara seimannya. Dulu kami sudah memperingatkan kalian bahwa TUHAN pasti menghukum siapa pun yang melakukan perbuatan cabul.”1 Tesalonika 4:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That no man go beyond and defraud his brother in any matter: because that the Lord is the avenger of all such, as we also have forewarned you and testified.”1 Tesalonika 4:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tesalonika 4:6?
Paulus memperingatkan agar jangan ada yang melanggar hak saudaranya dalam hal ini, karena itu adalah dosa yang akan dihakimi Tuhan. Ini menekankan bahwa dosa seksual menyakiti orang lain dan mendatangkan penghakiman dari Allah.
Latar belakang
Tanggung jawab mutual dan akuntabilitas ilahi
Paulus menegakkan standar moral tidak hanya dengan daya tarik pribadi, tetapi dengan mengingat jemaat tentang kehadiran dan kehakiman Tuhan. Dia mengingatkan mereka bahwa 'Tuhan adalah Pembalas'—jadi tidak ada tempat untuk mengkhianati saudaramu, tidak ada celah loophole moral.
Di mana
Tesalonika
Surat dibaca dalam pertemuan gereja lokal
Kapan
~50 M
Awal periode apostolik
Yang berbicara
Paulus
Rasul penginjil, pemimpin apostolik
Kepada
Jemaat Tesalonika
Percaya Kristen baru, saling menjaga dalam komunitas yang ketat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑπερβαίνω
hyperbáinō · transgress, go beyond bounds, overstep
'Melanggar' berarti melampaui batas yang ditetapkan—dalam hal ini, batas-batas moralitas seksual dan integritas komunitas.
πλεονεκτέω
pleonektéō · defraud, wrong, injure, cheat
Secara harfiah 'memiliki lebih banyak'—mengambil keuntungan dari orang lain demi kepentingan pribadi.
ἐκδικός
ekdikós · avenger, one who avenges, avenger of wrongs
Tuhan bukan hanya pemberi hukum, tetapi pelindung mereka yang dirugikan—Tuhan memperhatikan keadilan dan melindungi yang lemah.
Ketiga kata ini menggambarkan bahaya moralitas yang buruk: melanggar batas, mengambil keuntungan dari orang lain, dan memicu respons keadilan dari Tuhan sendiri.
Tahukah kamu
Alasan ganda untuk kejujuran
Paulus memberikan dua alasan untuk tidak menipu saudaramu: pertama, kerugian pada komunitas Kristen; kedua, penghakiman Tuhan yang akan datang. Ini adalah strategi persuasi berlapis—baik emosi (komunitas) dan logika (keadilan ilahi).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tesalonika 4:6
1 Korintus 6:8-9
Paulus menggunakan bahasa yang sama tentang merugikan saudaramu—ini adalah masalah yang serius dalam gereja awal
“Tetapi kamu justru merugikan dan mendustakan saudara-saudaramu, dan ini juga kepada sesama percaya.”
Kolose 3:25
Paulus konsisten mengajar bahwa Tuhan akan menghakimi ketidakadilan dengan tegas
“Orang yang melakukan yang tidak adil akan menerima balasannya karena ketidakadilan itu.”
Deuteronium 32:35
Paulus mengutip dari Taurat untuk menegaskan bahwa Tuhan adalah hakim yang adil atas semua ketidakadilan
“Kepada-Ku termasuk pembalasan dan aku akan membayarnya pada masanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tesalonika 4:6
✕ Sering dikira
Paulus mengatakan kesalahan seksual adalah satu-satunya dosa yang akan dihakimi Tuhan secara khusus.
✓ Yang sebenarnya
Paulus menggunakan masalah seksual sebagai contoh dari prinsip yang lebih luas: Tuhan menghakimi semua bentuk ketidakadilan dan pengkhianatan komunitas.
✕ Sering dikira
Paulus mengatakan bahwa kesalahan seksual tidak dapat diampuni atau dipulihkan.
✓ Yang sebenarnya
Paulus menekankan seriusnya kesalahan, tetapi juga menekankan pentingnya komunitas untuk saling menjaga—implisitnya adalah ada jalan untuk perbaikan dan pemulihan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tesalonika 4:6
Tuhan melihat dan akan membalas setiap pelanggaran, terutama yang merugikan orang lain. Mari kita hidup dengan integritas dan menghormati sesama, karena cepat atau lambat kita akan bertanggung jawab kepada Allah.
Tuhan, ingatkan aku bahwa Engkau adalah pembalas segala kejahatan. Mampukan aku untuk hidup adil dan mengasihi sesamaku dalam segala hal. Amin.