Perlawanan dari Orang-Orang Yahudi
1 Tesalonika 2:15
Pelayanan Paulus kepada Jemaat di Tesalonika
“yang telah membunuh Tuhan Yesus dan juga para nabi, serta mengusir kami. Mereka tidak menyenangkan Allah dan memusuhi semua orang.”1 Tesalonika 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahkan orang-orang Yahudi itu telah membunuh Tuhan Yesus dan para nabi dan telah menganiaya kami. Apa yang berkenan kepada Allah tidak mereka pedulikan dan semua manusia mereka musuhi,”1 Tesalonika 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang itu yang membunuh Tuhan Yesus dan nabi-nabi, serta menganiaya kami. Mereka memusuhi semua orang, dan Allah sama sekali tidak senang kepada mereka.”1 Tesalonika 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang Yahudi itu sudah membunuh para nabi mereka dan Tuhan Yesus, lalu menganiaya saudara-saudari seiman kita hingga sebagian terpaksa melarikan diri dari Yudea. Mereka menyakiti hati Allah dan memusuhi semua orang,”1 Tesalonika 2:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who both killed the Lord Jesus, and their own prophets, and have persecuted us; and they please not God, and are contrary to all men:”1 Tesalonika 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tesalonika 2:15?
Paulus mengecam orang-orang Yahudi yang menolak Yesus, membunuh para nabi, mengusir para rasul, dan memusuhi semua orang. Mereka tidak menyenangkan Allah dan menghalangi keselamatan bagi bangsa lain.
Latar belakang
Sejarah Perlawanan Berkelanjutan dari Orang-Orang Yahudi
Paul membuat generalisasi yang tajam tentang orang-orang Yahudi yang telah membunuh Tuhan Yesus, juga membunuh para nabi, dan mengusir para rasul termasuk Paul. Dia menggunakan sejarah ini untuk menunjukkan bahwa perlawanan yang dialami Tesalonika bukan terisolasi, tetapi bagian dari pola bersejarah yang lebih luas dari penolakan terhadap nabi-nabi dan pesan ilahi.
Di mana
Yudea dan Tesalonika
Konteks historis yang lebih luas dari perlawanan terhadap Injil Kristen
Kapan
~51 M
Referensi historis kepada perlawanan berkelanjutan terhadap Injil
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang secara kritis mengidentifikasi perlawanan dari orang-orang Yahudi sebagai penghalang untuk penyebaran Injil
Kepada
Jemaat Tesalonika
Komunitas yang memahami konteks historis dari perlawanan yang mereka hadapi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀποκτείνω
apokteine · killed
Membunuh, menghilangkan kehidupan — mengacu pada pembunuhan Yesus dan para nabi
ἐκδιώκω
ekdioko · driven us out
Mengusir, mengejar keluar, mengeksklusikan secara kekerasan — menggambarkan pengusiran Paul dan rasul lainnya
ἀρέσκω
aresko · please not God
Menyenangkan, memuaskan — dalam konteks ini, menunjukkan bahwa tindakan orang-orang Yahudi tidak menyenangkan Allah
Apokteine (pembunuhan sejarah), ekdioko (pengusiran berkelanjutan), dan aresko (ketidaksetujuan ilahi) bersama-sama melukis gambaran tentang perlawanan sistematis yang tidak hanya melanggar manusia tetapi juga bertentangan dengan kehendak Allah.
Tahukah kamu
Generalisasi Sejarah untuk Menjelaskan Konteks Lokal
Paul menggunakan gambaran sejarah yang besar (pembunuhan Yesus, pembunuhan nabi, pengusiran rasul) untuk memberikan konteks kepada pengalaman lokal jemaat Tesalonika yang kecil — strategi ini menempatkan penderitaan mereka dalam narasi yang lebih besar dan lebih bermakna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tesalonika 2:15
Matius 23:30-32
Yesus membuat pengamatan yang sama tentang sejarah pembunuhan nabi
“Dan berkata, 'Jika kami telah hidup pada zaman nenek moyang kami, kami tidak akan menjadi rekan mereka dalam menumpahkan darah para nabi.' Jadi kamu bersaksi sendiri bahwa kamu adalah anak-anak dari mereka yang telah membunuh para nabi.”
Kisah 7:51-53
Kutipan Stephen tentang ketidakpatuhan berkelanjutan terhadap Roh dan hukum Allah
“O orang-orang yang keras leher dan tidak taat pada hati dan telinga! Kamu selalu menentang Roh Kudus... Kamu menerima hukum yang diberikan melalui perintah malaikat tetapi belum mematuhinya.”
1 Yohanes 3:12
Referensi tentang Kain yang membunuh saudaranya dalam konteks oposisi terhadap kebenaran
“Jangan seperti Kain, yang berasal dari yang jahat dan membunuh saudaranya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tesalonika 2:15
✕ Sering dikira
Paul mengklaim bahwa semua orang Yahudi telah membunuh Yesus dan para nabi, dan oleh karena itu semua orang Yahudi adalah pembunuh
✓ Yang sebenarnya
Paul berbicara tentang kelompok historis dari orang-orang Yahudi yang telah menentang para nabi dan Yesus, dan menunjukkan bahwa perlawanan terhadap Injil adalah kelanjutan dari pola bersejarah ini
✕ Sering dikira
Paul menyuruh jemaat Tesalonika untuk membalas dendam terhadap orang-orang Yahudi karena sejarah mereka dalam membunuh Yesus
✓ Yang sebenarnya
Paul menggunakan sejarah untuk menjelaskan asal dari perlawanan yang mereka hadapi saat ini dan untuk menunjukkan bahwa perlawanan ini adalah bagian dari pola yang lebih luas yang tidak menyenangkan Allah
Renungan
Renungan Singkat 1 Tesalonika 2:15
Periksa hatimu: adakah sikap atau tindakan yang justru menghalangi orang lain mengenal Yesus? Marilah kita menjadi saluran berkat, bukan penghalang, bagi keselamatan orang lain.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap yang memusuhi-Mu dan sesama; pakai aku untuk menjadi alat-Mu dalam memberitakan kasih. Amin.