Silsilah Gibeon dan Keluarga Saul

1 Tawarikh 8:31

Keturunan Benyamin dan Keluarga Saul

Gedor, Ahyo, Zekher,

1 Tawarikh 8:31 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 8:31?

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Benyamin, menyebutkan Gedor, Ahyo, dan Zekher sebagai anak-anak Yeiel, kepala keluarga di Gibeon. Ini menunjukkan bahwa catatan silsilah sangat penting bagi orang Israel untuk mempertahankan identitas dan warisan mereka.

Latar belakang

Keluarga Gibeon

Ayat ini melanjutkan daftar keturunan Benyamin dengan menyebutkan anak-anak Yeiel, bapa Gibeon. Nama-nama mereka dicatat sebagai bagian dari silsilah yang penting untuk menegaskan identitas suku Benyamin.

Di mana

Yerusalem

Saat menyusun kitab, merujuk pada catatan sejarah

Kapan

~450 SM

Setelah pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan dan imam pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גְּדוֹר

Gedor · Gedor

Nama yang berarti 'tembok' atau 'penggali', nama orang.

אַחְיוֹ

Ahyo · Ahyo

Nama yang berarti 'saudara-Nya', mungkin merujuk pada hubungan dengan Allah.

זֵכֶר

Zekher · Zekher

Nama yang berarti 'ingatan' atau 'kenangan'.

Nama-nama ini mengingatkan bahwa setiap orang penting dalam rencana Allah, dan nama mereka memiliki makna yang dalam tentang iman dan warisan.

Tahukah kamu

Kota Gibeon

Gibeon adalah kota yang terkenal karena matahari berhenti saat Yosua berperang, dan kemudian menjadi tempat Kemah Suci sebelum Bait Allah dibangun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 8:31

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 8:31

✕  Sering dikira

Menganggap daftar nama ini hanya catatan kering tanpa makna.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah ini penting untuk mengokohkan hak waris dan identitas umat Allah.

✕  Sering dikira

Mengira semua nama ini adalah tokoh terkenal.

✓  Yang sebenarnya

Kebanyakan adalah orang biasa, namun dicatat oleh Allah karena Dia menghargai setiap orang.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 8:31

Kita mungkin tidak memiliki silsilah seperti itu, tetapi kita bisa menghargai keluarga dan sejarah kita sebagai bagian dari rencana Tuhan. Mengingat dari mana kita berasal membantu kita bersyukur dan melangkah maju.

Tuhan, terima kasih untuk keluarga dan sejarahku; tolong aku menghargai warisan yang telah Engkau berikan. Amin.