Keturunan Ula
1 Tawarikh 7:39
Silsilah Suku-Suku Israel
PerikopKeturunan Asyer · 1 Tawarikh 7:30-40 →“Anak-anak Ula adalah Arah, Haniel, dan Rizya.”1 Tawarikh 7:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Anak-anak Ula ialah Arah, Haniel dan Rizya.”1 Tawarikh 7:39 · TB
Terjemahan Baru
“Keturunan Ula ialah Arah, Haniel dan Rizya.”1 Tawarikh 7:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the sons of Ulla; Arah, and Haniel, and Rezia.”1 Tawarikh 7:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 7:39?
Ayat ini menyebutkan anak-anak Ula: Arah, Haniel, dan Rizya. Pencatatan ini menegaskan bahwa setiap keluarga memiliki tempatnya dalam komunitas umat Allah, walau tidak banyak detail yang diketahui.
Latar belakang
Anak-anak Ula
Ayat ini menyebutkan tiga anak Ula: Arah, Haniel, dan Rizya. Mereka adalah bagian dari keturunan Asyer yang dicatat dalam silsilah.
Di mana
Yerusalem
Konteks penulisan
Kapan
~450 SM
Setelah pembuangan
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Sejarawan imam, pasca-pembuangan
Kepada
Umat Israel
Komunitas yang memulihkan identitas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָרַח
Arakh · Arah
Berarti 'jalan' atau 'cara'.
חַנִּיאֵל
Hanniel · Haniel
Berarti 'Allah adalah kasih karunia'.
רִצְיָא
Ritsya · Rizya
Mungkin berarti 'kesenangan' atau 'kehendak'.
Nama-nama ini mengandung doa: agar hidup mereka berjalan di jalan Allah, mengalami kasih karunia-Nya, dan menyenangkan hati-Nya.
Tahukah kamu
Nama Haniel
Haniel berarti 'Allah adalah kasih karunia', dan nama ini juga muncul sebagai nama malaikat dalam tradisi Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 7:39
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 7:39
✕ Sering dikira
Mengira nama-nama ini hanya untuk formalitas.
✓ Yang sebenarnya
Setiap nama mengingatkan kita akan karya Allah dalam keluarga dan sejarah.
✕ Sering dikira
Mengabaikan ayat ini karena tidak ada cerita menarik.
✓ Yang sebenarnya
Silsilah adalah bagian dari Firman Allah, mengajarkan pentingnya setiap orang.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 7:39
Setiap orang memiliki peran, walaupun tidak selalu terlihat menonjol. Lakukan tugasmu dengan setia, karena Tuhan melihat dan menghargai kesetiaan kita, bukan hanya popularitas.
Tuhan, bantu kami untuk setia dalam tugas-tugas kecil yang Engkau percayakan, Amin.