Silsilah Lewi diulang
1 Tawarikh 6:16
Keturunan Lewi dan Tugas Mereka
“Anak-anak Lewi adalah Gerson, Kehat, dan Merari.”1 Tawarikh 6:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Anak-anak Lewi ialah Gerson, Kehat dan Merari.”1 Tawarikh 6:16 · TB
Terjemahan Baru
“Lewi mempunyai tiga anak laki-laki, yaitu Gerson, Kehat dan Merari.”1 Tawarikh 6:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The sons of Levi; Gershom, Kohath, and Merari.”1 Tawarikh 6:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 6:16?
Ayat ini mengulang daftar anak-anak Lewi: Gerson, Kehat, dan Merari. Ini adalah pengulangan dari ayat 1, mungkin sebagai penanda bagian baru yang fokus pada tugas-tugas orang Lewi dalam ibadah. Lewi adalah suku yang dikhususkan untuk melayani Tuhan.
Latar belakang
Mengulang silsilah Lewi
Ayat ini mengulang nama tiga anak Lewi: Gerson, Kehat, dan Merari. Pengulangan ini menegaskan pentingnya garis keturunan Lewi dalam ibadah.
Di mana
Yerusalem
Dalam naskah sejarah
Kapan
sekitar 400 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Sejarawan Israel pasca-pembuangan
Kepada
Umat Israel
Komunitas yang kembali dari pengasingan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֵוִי
Levi · Lewi
Nama anak Yakub, berarti 'melekat'
גֵּרְשׁוֹן
Gershom · Gerson
Anak pertama Lewi, berarti 'orang asing di sana'
קְהָת
Kehat · Kehat
Anak kedua Lewi, leluhur keluarga imam
Ketiga nama ini mengingatkan bahwa suku Lewi dipilih khusus, dan dari Kehat muncul imam-imam besar.
Tahukah kamu
Urutan anak Lewi
Urutan ini selalu sama: Gerson, Kehat, Merari, dan dari Kehat lahir Musa dan Harun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 6:16
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 6:16
✕ Sering dikira
Mengira itu nama orang yang berbeda dari catatan lain
✓ Yang sebenarnya
Ini pengulangan silsilah yang disengaja untuk menekankan peran Lewi
✕ Sering dikira
Menganggap urutan tidak penting
✓ Yang sebenarnya
Urutan ini menunjukkan prioritas: Kehat disebut di tengah karena penting
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 6:16
Setiap orang percaya dipanggil untuk melayani Tuhan, bukan hanya mereka yang bergelar pendeta. Pelayanan bisa dimulai dari hal-hal sederhana.
Bapa, tunjukkan saya cara melayani-Mu dengan sukacita dalam kehidupan sehari-hari. Amin.